Di tengah kabar perdamaian antara Rusia dan Ukraina, keduanya tetap memperkuat militer mereka. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengumumkan kedatangan sejumlah pesawat tempur General Dynamics F-16 Fighting Falcon pada Kamis, 20 Maret 2025. Zelensky secara tegas membantah berita jatuhnya jet tempur militer Ukraina di Oblast Sumy sebagai propaganda dan kabar bohong. Meskipun demikian, ia memastikan bahwa militer Ukraina akan diperkuat dengan penambahan jet tempur F-16 yang baru tiba di Kiev.
Zelensky menegaskan bahwa Rusia salah dalam klaim mereka menembak jatuh jet tempur Ukraina, sementara beberapa F-16 baru saja tiba di Ukraina. Meski tidak merinci jumlahnya, Zelensky menyatakan bahwa koalisi pesawat tempur F-16 untuk Ukraina telah diinisiasi oleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa anggota NATO sejak 2023. Sejak 2022, Ukraina telah menerima pengiriman unit pesawat tempur F-16, dengan pengiriman gelombang kedua selesai pada awal Februari 2025, yang kemungkinan besar berasal dari Belgia setelah pertemuan antara Menteri Pertahanan Ukraina dan Menteri Pertahanan Belgia untuk membahas program F-16.


