Liburan panjang sering dinantikan oleh banyak orang sebagai waktu untuk melepas penat dan menghabiskan waktu bersama orang tersayang. Namun, setelah liburan berakhir, seringkali timbul perasaan kosong, malas, dan kurang semangat untuk kembali ke rutinitas, yang dikenal sebagai post holiday blues. Psikolog klinis Teresa Indira Andani menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena kesenjangan emosional antara suasana liburan yang bebas dan rutinitas yang kaku.
Untuk mengatasi post-holiday blues, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Pertama, berikan waktu untuk adaptasi dengan tidak langsung terjun ke dalam pekerjaan setelah liburan. Kedua, rancang aktivitas yang bisa dinantikan setelah liburan berakhir untuk menjaga suasana hati tetap stabil. Ketiga, batasi penggunaan media sosial dan fokus pada interaksi nyata dengan orang di sekitarmu. Keempat, rawat diri secara fisik dan mental dengan tidur cukup, konsumsi makanan sehat, dan berolahraga rutin. Kelima, sadari dan terima emosi yang ada setelah liburan, jangan menyalahkan diri sendiri. Terakhir, ciptakan rutinitas harian yang lebih seimbang dan fleksibel untuk mengurangi tekanan dan membuat hari-hari terasa lebih ringan.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, diharapkan dapat membantu dalam mengatasi post-holiday blues dan kembali bugar setelah liburan usai.


