Sebuah pesawat tempur Shenyang J-15 Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) dilaporkan jatuh selama latihan tempur di wilayah Lingao, Provinsi Hainan. Insiden tragis ini terjadi pada Jumat, 14 Maret 2025, namun laporan baru-baru ini mengungkapkan kejadian tersebut. Pesawat J-15 sedang terlibat dalam latihan tempur di Lingao ketika tiba-tiba kehilangan kendali dan jatuh ke tanah dengan cepat. Sang pilot, beruntung, berhasil selamat menggunakan kursi pelontar.
Video yang menunjukkan momen kecelakaan ini mulai banyak beredar di media sosial, memperlihatkan ledakan saat pesawat jatuh. Menurut laporan dari Newsweek, pesawat jet tempur J-15 tersebut berasal dari Komando Teater Selatan J-15 di Guangzhou. Unit ini bertanggung jawab atas berbagai operasi militer strategis, termasuk wilayah sengketa di Laut China Selatan yang melibatkan negara-negara seperti Amerika Serikat, Filipina, dan Indonesia.
Jet tempur J-15 dibangun berdasarkan pesawat Su-33 Flanker-D militer Rusia dan mulai beroperasi sejak tahun 2013. Pesawat ini menjadi pesawat tempur utama China yang berbasis di kapal induk, setara dengan F/A-18 Super Hornet Angkatan Laut AS. J-15T bahkan dirancang untuk lepas landas dari kapal induk terbaru China, CNS Fujian atau Type 003. Dengan berbagai varian dan pembaruan, pesawat ini terus meningkatkan kemampuannya dalam misi militer di berbagai tempat strategis di wilayah Asia Pasifik.


