Monday, August 10, 2026
HomeMiliterKanselir Jerman Menyerukan Hancurkan Krimea dan Kerch!

Kanselir Jerman Menyerukan Hancurkan Krimea dan Kerch!

Pada Senin, 14 April 2025 pukul 18:45 WIB, Militer Ukraina semakin mendekat untuk memperoleh rudal jelajah Taurus KEPD-350 buatan Jerman. Senjata ini diklaim memiliki kemampuan untuk menghancurkan sejumlah target militer Rusia, termasuk Jembatan Kerch di Republik Otonomi Krimea. Calon Kanselir Jerman, Friedrich Merz, menunjukkan ambisi yang kuat untuk mengirimkan rudal Taurus ke Kiev, berbeda dengan pendahulunya, Olaf Scholz yang menolak untuk menyerahkan senjata tersebut kepada rezim Volodymyr Zelenskyy. Dalam wawancara dengan media Jerman, ARD, Merz menekankan pentingnya mendukung Ukraina dalam beralih dari sikap reaktif ke proaktif di medan perang.

Merz menyarankan perlunya Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU) untuk diperlengkapi guna melancarkan serangan ke wilayah Rusia dan mengatasi situasi yang mengancam. Sebagai negara anggota Uni Eropa (UE) dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Jerman melihat perlunya mengikuti langkah negara-negara sekutunya dalam memasok rudal jelajah ke Ukraina. Meskipun tidak menginginkan keterlibatan langsung dalam Perang Rusia-Ukraina, Merz mendukung pemberian senjata kepada Ukraina agar dapat mengambil inisiatif.

Jembatan Kerch, yang dibangun setelah pencaplokan Rusia di Krimea pada tahun 2014 dan selesai pada tahun 2018, menjadi sasaran serangan militer Ukraina beberapa kali. Infrastruktur ini menjadi jalur pasokan penting bagi pasukan militer Rusia, dan dengan adanya rudal Taurus KEPD-350, Ukraina dapat merespons dengan lebih efektif. Dukungan Merz terhadap Ukraina dalam hal bersenjata menunjukkan komitmen Jerman untuk berpartisipasi dalam stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler