Krisis yang tengah dihadapi oleh produsen mobil listrik asal China, Neta, semakin meluas dengan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh ratusan perwakilan diler di China. Menurut laporan Carnewschina, perwakilan dari sekitar 300 diler Neta telah melakukan demo di depan pabrik Neta Auto atau Hozon New Energy Automobile di Tongxiang dengan tujuan untuk menuntut pembayaran atas unit mobil yang belum dikirimkan kepada konsumen. Mereka juga menginginkan kompensasi atas kerugian yang mereka alami karena ketidakpastian terkait pengiriman unit tersebut. Meskipun mobil-mobil yang dipesan belum dikirimkan, para diler telah terus beroperasi, namun harus menanggung biaya operasional tanpa mendapatkan pemasukan dari penjualan. Mereka bahkan berupaya menyebarkan berita negatif tentang Neta untuk menjaga citra brand tersebut dan berharap pabrikan memenuhi janji untuk mengganti kerugian serta mengirimkan mobil yang sudah dipesan. Para perwakilan diler menyatakan keyakinan mereka bahwa pabrikan akan menghormati komitmen tersebut, namun hingga saat ini keluhan mereka terus diabaikan. Mereka menantikan investasi baru, dilanjutkannya produksi, dan pertemuan dengan para dealer untuk menyelesaikan masalah ini.


