Tuesday, July 14, 2026
HomeTeknoApple Pertimbangkan Produksi iPhone di AS: Syarat Tim Cook

Apple Pertimbangkan Produksi iPhone di AS: Syarat Tim Cook

Apple kembali membuka opsi yang selama ini terdengar sulit diwujudkan: memproduksi iPhone di Amerika Serikat. Namun, rencana itu tidak sesederhana memindahkan lini perakitan dari China ke pabrik baru. Menurut Menteri Perdagangan Amerika Serikat Howard Lutnick, CEO Apple Tim Cook sudah membahas kemungkinan tersebut, dan ada satu syarat yang dianggap mutlak: teknologi robotik yang benar-benar mumpuni.

Robotik Jadi Kunci Produksi iPhone di AS

Dalam wawancara dengan CNBC, Howard Lutnick menyebut Tim Cook menegaskan bahwa produksi iPhone di Amerika Serikat baru masuk akal jika sistem robotik mampu menangani pekerjaan presisi tinggi dan berulang. Selama ini, proses perakitan iPhone memang sangat bergantung pada efisiensi manufaktur skala besar yang selama bertahun-tahun berkembang di China.

Di sana, Apple mengandalkan perusahaan-perusahaan manufaktur seperti Foxconn untuk merakit perangkatnya dengan biaya tenaga kerja yang jauh lebih rendah. Jika produksi dipindahkan ke AS, Apple harus mencari cara agar biaya tetap terkendali tanpa mengorbankan ketelitian dan kecepatan produksi.

Hubungan Tim Cook dan Gedung Putih

Tim Cook dikenal memiliki hubungan yang baik dengan Gedung Putih, meski tidak dipandang sebagai pendukung Presiden Donald Trump. Hubungan itu disebut memberi keuntungan strategis bagi Apple, termasuk pembebasan sementara iPhone dari tarif tinggi pada masa pemerintahan Trump.

Pada periode tersebut, pemerintah Donald Trump memberlakukan tarif impor hingga 145 persen terhadap produk dari China, termasuk smartphone. Kebijakan ini ikut menekan perusahaan teknologi besar yang sangat bergantung pada rantai pasok China, termasuk Apple.

Masih Jauh dari Kepastian

Meski wacana produksi iPhone di Amerika Serikat kini kembali dibicarakan, belum ada kepastian kapan rencana itu benar-benar dijalankan. Apple tampaknya masih menghitung apakah investasi besar pada otomasi dan robotik bisa menutup tantangan biaya produksi yang selama ini membuat China tetap menjadi basis utama perakitan iPhone.

Untuk saat ini, sinyal yang muncul justru memperlihatkan bahwa Apple belum menutup pintu, tetapi juga belum siap mengambil langkah besar tanpa dukungan teknologi yang dianggap cukup matang.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler