Badan Pengadaan Pertahanan Ukraina mengambil langkah paling agresif sejauh ini dalam modernisasi militernya. Untuk 2025, lembaga itu memesan sekitar 8.000 sistem robotik darat yang akan dipakai unit-unit militer. Angka ini melompat jauh dibandingkan pengadaan tahun lalu yang hanya sekitar 600 unit, sebagaimana dilaporkan VIVA Militer dari Ukrainska Pravda.
Lonjakan besar dalam pengadaan robot tempur
Kepala Kantor Peralatan Darat Badan Pengadaan Pertahanan Ukraina, Serhii Prolubshchykov, mengatakan peningkatan pesanan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat integrasi teknologi pertahanan modern di Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU). Menurut dia, fokus utama bukan sekadar menambah jumlah alat, tetapi juga membuat proses pengadaan lebih efisien dan lebih cepat menjawab kebutuhan di lapangan.
Jika pada tahun lalu Ukraina baru memasok sekitar 600 sistem robotik darat, maka tahun ini permintaannya melonjak menjadi 8.000 unit. Perubahan skala ini menunjukkan bahwa robot darat kini tidak lagi diperlakukan sebagai perlengkapan tambahan, melainkan sebagai bagian penting dari strategi tempur.
Peran perusahaan swasta ikut diperkuat
Prolubshchykov juga menyebutkan bahwa evaluasi terhadap sejumlah perusahaan swasta sedang dilakukan. Perusahaan-perusahaan itu terlibat dalam produksi sistem robotik darat, dan kolaborasi dengan negara diharapkan bisa mempercepat adopsi teknologi baru. Dalam skema ini, industri swasta diposisikan sebagai mitra kunci untuk memenuhi kebutuhan militer yang terus berkembang.
Peningkatan kerja sama tersebut menjadi penting karena Ukraina membutuhkan sistem yang bisa diproduksi dan disalurkan dalam jumlah besar, tanpa mengorbankan fungsi operasionalnya. Di tengah perang yang masih berlangsung, kecepatan pengadaan menjadi sama pentingnya dengan kualitas perangkat.
Droid TW jadi simbol arah baru pertahanan Ukraina
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Ukraina juga memperkenalkan sistem robotik darat terbaru bernama Droid TW. Sistem ini dirancang untuk menjalankan misi pengintaian, serangan, dan dukungan tembakan langsung bagi unit militer Ukraina. Kehadiran Droid TW memperlihatkan arah baru pertahanan Ukraina yang semakin bergantung pada teknologi tanpa awak untuk memperkuat daya tempur di medan perang.
Langkah-langkah tersebut menegaskan bahwa Ukraina tengah mendorong modernisasi militer secara besar-besaran, dengan robot tempur menjadi salah satu instrumen utama dalam menghadapi agresi militer Rusia yang masih terus berlanjut. Source link


