Marselino Ferdinan akhirnya merasakan menit pertamanya di Championship bersama Oxford United. Momen itu datang dalam laga dramatis yang berakhir 3-3 melawan Swansea City di Stadion Swansea.com, Sabtu, 3 Mei 2025, sekaligus menutup musim Championship bagi Oxford.
Debut yang datang di laga penuh gol
Marselino masuk pada menit ke-77 untuk menggantikan Ole Romeny. Meski waktunya singkat, penampilan perdana gelandang berusia 20 tahun itu tetap menjadi catatan penting, terlebih karena ia baru pertama kali turun di kompetisi liga bersama Oxford. Sofascore mencatat, Marselino membukukan tujuh sentuhan, lima umpan dengan akurasi 100 persen, dua kemenangan duel darat, serta satu tekel sukses.
Sebelum debut ini, Marselino sudah lima kali masuk daftar skuad pertandingan liga Oxford. Namun, dalam empat laga beruntun sebelumnya, ia hanya menghuni bangku cadangan. Kehadirannya di laga kontra Swansea menjadi penampilan keduanya bersama Oxford setelah sempat tampil pada babak ketiga Piala FA pada Januari.
Oxford selamat, Swansea dan laga yang berimbang hingga akhir
Partai ini berjalan terbuka dan menghasilkan enam gol. Swansea mencetak gol lewat Eom Ji-sung, Ronald Pereira Martins, dan Liam Cullen. Oxford membalas melalui Greg Leigh, Michal Helik, serta Przemyslaw Placheta. Hasil imbang itu memastikan Oxford menutup musim dengan finis di peringkat 17 dari 24 tim dan mengoleksi 53 poin.
Posisi tersebut cukup untuk menjaga mereka tetap di Championship musim depan. Oxford bertahan dengan keunggulan empat poin dari Luton Town yang berada di zona degradasi.
Respons Erick Thohir dan agenda timnas
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, ikut menyoroti momen debut Marselino dan penampilan Ole Romeny dalam laga itu. Ia mengaku senang melihat Romeny kembali menjadi starter untuk ketujuh kalinya, setelah musim ini mencatat 14 penampilan bersama Oxford.
Erick juga menyambut baik debut Marselino di Championship dan menegaskan bahwa keduanya akan kembali memperkuat timnas Indonesia dalam laga melawan Cina dan Jepang pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Performa mereka di level klub kini ikut menjadi sorotan, bukan hanya bagi Oxford, tetapi juga bagi skuad Garuda yang menunggu kontribusi lebih besar di laga internasional.
Source link


