Monday, June 8, 2026
HomeMiliterIndia Import Rudal Jarak Pendek Igla-S: Siaga Perang Terbaru

India Import Rudal Jarak Pendek Igla-S: Siaga Perang Terbaru

India Perkuat Pertahanan Udara dengan Impor Rudal Jarak Pendek Igla-S dari Rusia

Ketegangan antara India dan Pakistan kembali memanas, dan New Delhi meresponsnya dengan langkah militer yang tergolong cepat. India dilaporkan mengimpor sistem rudal jarak pendek 9K338 Igla-S dari Rusia untuk memperkuat pertahanan udara di tengah meningkatnya ancaman dari wilayah udara Pakistan. Kesepakatan senilai lebih dari US$300 juta itu muncul tak lama setelah serangan teroris mematikan di Pahalgam, Jammu dan Kashmir, yang menewaskan 26 orang.

Respons cepat usai serangan di Pahalgam

Pembelian Igla-S dipandang sebagai bagian dari upaya India menutup celah pertahanan terhadap serangan udara berjarak dekat. Sistem ini ditujukan untuk menghadapi berbagai ancaman, termasuk jet tempur, drone, dan helikopter militer. Di tengah situasi yang kian tegang, pengadaan senjata ini menjadi sinyal bahwa India memilih mempercepat kesiapan militernya, bukan menunggu eskalasi berikutnya.

Igla-S sendiri merupakan versi terbaru dari keluarga rudal Igla dan menjadi komponen penting dalam sistem Very Short Range Air Defense System (VSHORADS) milik India. Dalam skema pertahanan ini, rudal tersebut berfungsi sebagai lapisan awal untuk melindungi pasukan dan titik-titik strategis dari ancaman udara yang datang dalam jarak dekat.

Tambahan pengadaan untuk perkuat VSHORADS

Selain impor rudal, Angkatan Darat India juga menandatangani kontrak tambahan untuk 48 peluncur rudal dan sekitar 90 unit VSHORADS lainnya. Langkah ini menunjukkan bahwa penguatan pertahanan udara tidak berhenti pada pembelian amunisi semata, melainkan mencakup perangkat peluncur dan sistem pendukung yang lebih luas.

Di sisi lain, situasi keamanan kawasan ikut terdorong oleh langkah Pakistan yang menguji rudal balistik Abdali-I. Uji coba itu semakin menambah tekanan terhadap kedua negara, yang sejak lama saling mencermati peningkatan kemampuan serangan jarak menengah dan kesiapan militer lawannya.

Eskalasi lama yang kembali menguat

Kekhawatiran India terhadap kemampuan serangan jarak menengah Pakistan kembali mengemuka di tengah hubungan bilateral yang memang tidak pernah benar-benar stabil. Dalam konteks ini, impor Igla-S bukan sekadar transaksi senjata, melainkan bagian dari perhitungan strategis yang lebih besar: menjaga ruang udara tetap terkendali saat tensi politik dan militer terus naik.

Dengan serangan di Pahalgam, pembelian senjata baru, dan uji rudal dari Pakistan yang terjadi beriringan, kedua negara kembali berada dalam pola siaga yang menunjukkan betapa rapuhnya situasi keamanan di kawasan tersebut.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler