Rotasi jabatan kembali terjadi di tubuh Divisi Infanteri (Divif) 1 Kostrad. Dari lima posisi strategis yang berganti pejabat, sorotan terbesar tertuju pada kursi Asisten Operasi Kepala Staf Divif 1 Kostrad, yang kini resmi diisi Letkol Inf Suhendar Suryaningrat menggantikan Kolonel Inf Danang Prasetyo Wibowo.
Serah terima di bawah pimpinan Brigjen Vivin
Prosesi serah terima jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Divif 1 Kostrad, Brigjen TNI Vivin Alivianto. Pergantian ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi di lingkungan Divif 1 Kostrad, yang juga mencakup empat jabatan penting lain, yakni Asisten Perencanaan Divif 1 Kostrad, Komandan Brigif Infanteri 13/Galuh Rahayu, Komandan Brigif 14/Mandala Yudha, dan Komandan Batalyon Kavaleri 1/Badak Ceta Cakti.
Letkol Suhendar masuk dari Brigif 9
Letkol Inf Suhendar Suryaningrat bukan nama baru di jajaran perwira Kostrad. Alumni Akademi Militer 2002 itu sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Brigif 9/Dharaka Yudha sebelum dipindahkan ke Divif 1 Kostrad. Dengan penugasan baru ini, Suhendar kini memegang peran penting dalam mengatur dan mengoordinasikan operasi di lingkungan staf divisi.
Danang bergeser setelah bertugas sejak September 2024
Sementara itu, Kolonel Inf Danang Prasetyo Wibowo menyerahkan posisinya setelah menjabat Asops Kasdivif 1 Kostrad sejak September 2024. Perwira lulusan Akmil 2001 itu sebelumnya juga pernah bertugas di Divif 2 Kostrad dengan jabatan Komandan Brigif Para Raider 18/Trisula. Nama Danang ikut menjadi perhatian publik karena latar keluarganya yang berkaitan dengan sejumlah tokoh besar militer dan nasional, termasuk Jenderal TNI (Hor) (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono, serta Jenderal TNI (Purn) (HOR) Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI ke-6 periode 2004 hingga 2014.
Di lingkungan Kostrad, pergantian seperti ini menjadi bagian dari pola penataan jabatan yang terus bergerak mengikuti kebutuhan organisasi dan dinamika tugas di lapangan.
Source link


