Monday, June 8, 2026
HomeSepakbolaPeran Pedri di Barcelona: Lebih Penting dari Lamine Yamal atau Robert Lewandowski

Peran Pedri di Barcelona: Lebih Penting dari Lamine Yamal atau Robert Lewandowski

Di tengah sorotan yang selama ini lebih sering jatuh kepada Lamine Yamal, Robert Lewandowski, dan Raphinha, Toni Kroos justru memilih nama lain sebagai pusat kekuatan Barcelona: Pedri. Mantan gelandang Real Madrid itu menilai pemain berusia 22 tahun tersebut bukan sekadar penting, melainkan sosok yang paling menentukan dalam struktur permainan Blaugrana saat ini.

Pedri dinilai jadi poros utama Barcelona

Dalam podcast Einfach mal Luppen, Kroos menyebut Pedri sebagai gelandang terbaik di dunia saat ini. Ia menegaskan bahwa peran Pedri jauh lebih vital dibandingkan pemain-pemain yang lebih sering muncul dalam daftar pencetak gol. Menurut Kroos, Barcelona memang punya banyak pemain yang bisa menyelesaikan laga, tetapi semuanya tetap membutuhkan Pedri untuk membuat permainan berjalan.

“Bagi saya, pemain seperti Pedri memiliki peran yang lebih vital daripada Yamal, Raphinha, atau Lewandowski,” ujar Kroos. Ia menilai kontribusi Pedri tidak selalu terlihat dari angka gol atau assist, tetapi dari kemampuannya memberi solusi saat tim buntu dan menjaga alur serangan tetap hidup.

Lebih dari sekadar angka

Musim ini, trio Yamal, Lewandowski, dan Raphinha sudah mencetak total 86 gol dan menjadi ujung tombak Barcelona dalam perburuan tiga gelar. Namun, Kroos melihat ada lapisan lain yang tak kalah penting. Bagi dia, pemain-pemain depan memang bisa menjadi penentu hasil, tetapi mereka tetap bergantung pada kualitas pemain yang mengatur ritme di belakang mereka.

Pedri disebut Kroos sebagai tipe pemain yang selalu menawarkan jalan keluar. Tidak hanya saat mencetak gol atau memberi assist, tetapi juga ketika Barcelona perlu mengubah arah serangan, menenangkan tempo, atau menemukan celah di pertahanan lawan. Itulah alasan Kroos menempatkannya di posisi yang lebih krusial daripada para bintang lini depan.

Performa Pedri kembali stabil

Setelah beberapa musim diganggu cedera, Pedri kini mulai kembali ke level terbaiknya. Sejauh ini, ia telah tampil 54 kali, mencetak enam gol, dan mencatat tujuh assist. Barcelona pun kembali menjadikannya tumpuan dalam laga-laga besar, termasuk saat menghadapi Inter Milan pada leg kedua semifinal Liga Champions.

Kroos juga menyoroti kemampuan Pedri melewati lawan dalam ruang sempit. Menurutnya, kualitas dribbling Pedri membuatnya sangat sulit dihentikan tanpa pelanggaran. Pengalaman itu bahkan pernah dirasakan langsung oleh Kroos sendiri ketika berhadapan dengan sang gelandang muda.

Di saat Barcelona bersiap menjalani El Clasico melawan Real Madrid pekan depan dengan keunggulan empat poin di puncak klasemen La Liga, pujian Kroos terasa seperti pengakuan yang datang dari lawan lama yang paham betul betapa berbahayanya Pedri ketika berada dalam performa terbaiknya. Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler