Monday, June 8, 2026
HomeSepakbolaPSSI Berencana Sanksi Liga 1 atas Tunggak Gaji Pemain

PSSI Berencana Sanksi Liga 1 atas Tunggak Gaji Pemain

PSSI Siapkan Sanksi untuk Klub Liga 1 yang Menunggak Gaji Pemain

Ketegasan PSSI soal disiplin finansial klub mulai diperlihatkan. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan federasi tidak akan memberi ruang bagi klub-klub yang masih menunggak gaji pemain. Bahkan, sanksi pengurangan poin disiapkan bagi tim yang terbukti mengabaikan kewajiban tersebut. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa urusan hak pemain tak lagi bisa dipandang sebagai masalah internal klub semata.

Lisensi Klub Jadi Alat Tekan Klub yang Lalai

Menurut Erick, kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen PSSI bersama operator PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) untuk menjalankan sistem lisensi klub secara lebih profesional. Dengan aturan yang ditegakkan, klub diharapkan tidak lagi berlindung di balik alasan klasik setiap kali persoalan gaji muncul. PSSI ingin memastikan bahwa klub yang berlaga di kompetisi resmi benar-benar memenuhi standar pengelolaan yang sehat, bukan hanya kuat di lapangan tetapi rapuh dalam administrasi.

Erick juga menekankan bahwa kebijakan ini bukan sekadar respons sesaat, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun industri sepak bola yang lebih berkelanjutan. Ia mendorong agar regulasi yang telah disepakati dijalankan tanpa kompromi, termasuk terhadap klub yang selama ini abai terhadap kewajibannya kepada pemain.

Masalah Lama yang Terus Berulang

Tunggakan gaji pemain memang bukan isu baru di sepak bola Indonesia. Persoalan ini kerap mencuat, terutama menjelang akhir musim, ketika keluhan pemain mulai terdengar ke publik. Kondisi tersebut selama ini menjadi salah satu tanda bahwa tata kelola klub masih menyisakan banyak pekerjaan rumah. Dengan ancaman sanksi yang lebih tegas, PSSI berharap klub-klub terdorong untuk lebih disiplin dalam mengatur keuangan dan menjalankan tim secara profesional.

Kasus PSIS Semarang Ikut Menjadi Sorotan

Belakangan, perhatian publik juga tertuju pada keluhan tiga pemain PSIS Semarang yang disebut mengalami tunggakan gaji. Kasus ini turut menjadi perhatian Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI). Ketua APPI, Andritany Ardhiyasa, menyatakan siap memberikan dukungan penuh kepada pemain yang menghadapi masalah serupa, sehingga persoalan yang selama ini kerap tertutup bisa memperoleh perhatian yang semestinya.

Dengan ancaman pengurangan poin, PSSI tampaknya ingin mengirim pesan sederhana namun tegas: klub boleh bersaing keras di lapangan, tetapi kewajiban terhadap pemain tidak boleh diabaikan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler