Monday, June 8, 2026
HomeHiburanUstaz Abdul Somad dan Rocky Gerung: Pentingnya Menjaga Alam

Ustaz Abdul Somad dan Rocky Gerung: Pentingnya Menjaga Alam

Ustaz Abdul Somad dan Rocky Gerung kembali menegaskan satu pesan yang terasa sederhana, tetapi sangat berat dijalankan: alam tidak boleh diperlakukan sebagai objek yang habis diperas, melainkan amanah yang harus dijaga. Dalam sesi kedua acara tersebut, UAS menyampaikan pandangan keislaman yang mengaitkan keimanan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Lewat bahasa yang mudah dicerna, ia menjelaskan bahwa pohon dalam Al-Qur’an kerap menjadi lambang iman yang kokoh: akarnya menghujam, cabangnya menjulang, dan buahnya memberi manfaat bagi sekitar.

Pohon sebagai gambaran iman yang hidup

Abdul Somad menegaskan bahwa iman dalam Islam dapat diibaratkan seperti pohon kayu. Bukan sekadar berdiri, pohon memberi pelajaran tentang keteguhan, keteduhan, dan kebermanfaatan. Ia bahkan menyelipkan perbandingan yang mengena, bahwa pohon kayu terasa lebih jujur daripada manusia jika keduanya menjadi saudara: pohon akan saling menopang dan bertahan ketika diuji. Pesan itu mengarah pada satu hal, bahwa keimanan seharusnya tampak dalam sikap nyata, bukan hanya dalam ucapan.

Menanam pohon sebagai sedekah yang tak putus

Dalam penjelasannya, UAS juga menyoroti pentingnya menanam pohon sebagai bentuk sedekah yang pahalanya terus mengalir, bahkan setelah seseorang meninggal. Ia menekankan bahwa perusakan alam tidak cukup ditebus dengan kata-kata permintaan maaf. Taubat, menurutnya, harus dibuktikan lewat tindakan yang memperbaiki keadaan. Dari sini, menjaga lingkungan diposisikan bukan hanya sebagai urusan moral, tetapi juga bagian dari iman dan kebudayaan yang luhur.

Humor, pantun Melayu, dan seruan untuk bergerak bersama

Acara itu berlangsung hangat dengan selingan pantun-pantun Melayu dan humor cerdas dari kedua narasumber. Suasana yang cair membuat pesan serius soal lingkungan tetap mudah diterima berbagai kalangan yang hadir, mulai dari mahasiswa, tokoh adat, komunitas bikers, hingga pejabat Polda Riau. Di akhir sesi, UAS memimpin doa agar masyarakat Riau diberi kekuatan menjaga bumi dengan penuh tanggung jawab.

Polda Riau berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai seremonial, melainkan menjadi awal gerakan nyata untuk merawat lingkungan. Pesan yang mengemuka jelas: menjaga alam bukan sekadar slogan, tetapi bentuk pengabdian, akhlak, dan peradaban yang harus dibuktikan bersama.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler