Saturday, July 18, 2026
HomeMiliterIsrael Ancaman Ratakan Gaza Tanpa Solusi Damai

Israel Ancaman Ratakan Gaza Tanpa Solusi Damai

Ketegangan di Jalur Gaza kembali meningkat setelah Israel disebut menyiapkan langkah militer yang jauh lebih luas. Di tengah belum tercapainya kesepakatan damai, pemerintah Israel kini merancang pendudukan ulang sekaligus penghancuran wilayah-wilayah yang masih tersisa di Gaza, Palestina. Rencana itu diposisikan sebagai opsi terakhir jika tidak ada terobosan sebelum Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyelesaikan kunjungannya ke Timur Tengah pada pertengahan Mei 2025.

Rencana Pendudukan Bertahap Disetujui Kabinet Keamanan

Kabinet Keamanan Israel telah menyetujui rencana tersebut dalam pertemuan pada Minggu, 4 Mei 2025. Dalam skema yang dibahas, pasukan Israel akan bergerak secara bertahap untuk mengambil alih seluruh Jalur Gaza dan mempertahankan kontrol jangka panjang tanpa batas waktu yang jelas. Kebijakan ini menunjukkan bahwa Israel tidak hanya berbicara soal operasi militer sementara, tetapi juga soal penguasaan wilayah dalam jangka panjang.

Gaza Disebut Akan Diratakan

Bagian paling keras dari rencana itu adalah pengerahan militer yang disebut akan meratakan bangunan-bangunan yang masih berdiri di Gaza. Di saat yang sama, hampir seluruh penduduk Gaza yang jumlahnya sekitar dua juta orang akan dipindahkan ke satu area yang disebut sebagai zona kemanusiaan. Langkah ini menambah tekanan terhadap warga sipil yang sejak awal sudah hidup dalam kondisi sangat terbatas akibat perang berkepanjangan.

Tenggat 15 Mei Jadi Penentu

Benjamin Netanyahu menyatakan masih menginginkan adanya kesepakatan damai sebelum tenggat 15 Mei 2025. Pernyataan itu sekaligus menempatkan waktu sebagai faktor penentu: jika pembicaraan gagal, rencana militer yang lebih agresif berpotensi dijalankan penuh. Dengan situasi seperti ini, masa depan Gaza kembali bergantung pada keputusan politik yang belum menunjukkan tanda-tanda kepastian.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler