Sunday, June 7, 2026
HomeMiliterTangis Istri Prajurit Raider Badak Hitam TNI di Papua

Tangis Istri Prajurit Raider Badak Hitam TNI di Papua

Suasana haru menyelimuti Pelabuhan Krueng Geukeuh, Aceh Utara, saat 450 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 113/Jaya Sakti atau yang dikenal sebagai Pasukan Badak Hitam resmi diberangkatkan menuju Papua. Di tengah deru mesin dan barisan pasukan, momen perpisahan justru menjadi pemandangan paling kuat: para istri prajurit tak kuasa menahan air mata saat melepas keberangkatan suami mereka untuk menjalankan tugas negara.

Berangkat dengan KRI Teluk Palu-523

Pelepasan pasukan TNI Angkatan Darat itu dilakukan menggunakan Kapal Perang TNI Angkatan Laut, KRI Teluk Palu-523. Mereka akan menjalankan misi operasi dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile di bawah Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda.

Keberangkatan ini bukan sekadar perpindahan pasukan, melainkan penugasan yang membawa beban tanggung jawab besar. Para prajurit diminta menjalankan amanah pengamanan perbatasan dengan disiplin, waspada, dan tetap menjaga nama baik satuan di medan tugas yang tidak ringan.

Pesan Tegas dari Kodam Iskandar Muda

Kepala Staf Kodam Iskandar Muda, Brigjen TNI Ayi Supriatna, turut memberi pengarahan dan semangat kepada pasukan Badak Hitam sebelum mereka berlayar. Ia menekankan bahwa tugas yang menanti mereka berkaitan langsung dengan keamanan dan kedaulatan negara, sehingga setiap prajurit harus menunjukkan sikap profesional selama bertugas.

Dalam prosesi itu, pelukan erat dan lambaian tangan menjadi penanda perpisahan sementara antara keluarga dan prajurit. Tangis para istri menambah berat suasana, namun juga memperlihatkan dukungan yang mengiringi langkah para prajurit menuju medan pengabdian.

Harapan untuk Kembali Lengkap

Di balik keberangkatan yang penuh haru tersebut, harapan keluarga dan satuan tetap sama: misi berjalan lancar, para prajurit menjalankan tugas dengan baik, dan seluruh personel kembali ke rumah dalam keadaan selamat serta lengkap. Pasukan Badak Hitam kini membawa harapan itu bersama mereka ke Papua.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler