New Delhi — Angkatan Udara India (IAF) menegaskan bahwa Operasi Sindoor belum benar-benar berakhir, meski India dan Pakistan telah menyepakati gencatan senjata setelah empat hari ketegangan militer yang meningkat tajam. Dalam pernyataan resmi pada Minggu, 11 Mei 2025, IAF menyebut operasi tersebut masih berjalan dan instruksi lanjutan tetap akan disampaikan sesuai kebutuhan di lapangan.
Operasi Sindoor disebut berjalan sesuai tujuan nasional
Militer India mengklaim Operasi Sindoor telah dijalankan sejak 7 Mei 2025 dengan tingkat presisi dan profesionalisme yang tinggi. Dalam pernyataannya, IAF menekankan bahwa setiap langkah diambil dengan hati-hati dan penuh pertimbangan, agar tetap sejalan dengan Tujuan Nasional yang telah ditetapkan. Meski situasi mulai mereda setelah kesepakatan gencatan senjata, pihak militer memberi sinyal bahwa proses operasi belum sepenuhnya dihentikan.
IAF minta publik tidak terjebak spekulasi
Marsekal Udara Amar Preet Singh mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada kabar yang belum diverifikasi. Ia menilai spekulasi justru bisa memperkeruh situasi di tengah perkembangan yang sensitif. Karena itu, IAF meminta semua pihak menahan diri untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Sikap ini menunjukkan bahwa selain operasi di lapangan, perang informasi juga menjadi perhatian serius militer India dalam menghadapi eskalasi dengan Pakistan.
Gencatan senjata tidak otomatis menutup seluruh rangkaian operasi
Meski gencatan senjata telah disepakati, pernyataan IAF menandakan bahwa beberapa instruksi dan penyesuaian masih terus berlangsung. Dengan kata lain, jeda pertempuran tidak serta-merta berarti semua agenda militer selesai. Publik kini menunggu langkah lanjutan India setelah Operasi Sindoor memasuki fase yang lebih tenang, namun tetap diawasi ketat oleh otoritas militer.
Berita ini dapat dilihat lebih lanjut melalui tautan berikut Source link.


