Monday, June 8, 2026
HomeCryptoAgenda Kripto Trump: Ancaman terhadap Keuntungan Pribadi

Agenda Kripto Trump: Ancaman terhadap Keuntungan Pribadi

Agenda Kripto Trump Tersendat, Dugaan Konflik Kepentingan Makin Disorot

Rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mendorong aturan kripto di level federal kembali menghadapi jalan terjal. Di saat sejumlah anggota parlemen belum sepakat terhadap arah regulasi aset digital, perhatian publik justru makin tertuju pada potensi benturan kepentingan dari bisnis kripto pribadi yang dikaitkan dengan Trump.

RUU GENIUS Gagal Kumpulkan Dukungan

Salah satu titik macet datang dari penolakan terhadap Undang-Undang GENIUS, rancangan yang ditujukan untuk mengatur cadangan federal bagi stablecoin. Di Senat, aturan itu tidak memperoleh dukungan suara yang cukup untuk melaju. Padahal, beberapa anggota Demokrat sempat memberi sinyal dukungan dalam upaya lintas partai.

Stablecoin sendiri adalah mata uang digital yang nilainya dipatok ke aset lain, seperti dolar AS. Karena karakter nilainya yang relatif stabil, instrumen ini menjadi salah satu fokus utama dalam perdebatan regulasi kripto di Washington.

Jeff Merkley: Ini Skema Korup yang Membahayakan

Senator Jeff Merkley menjadi salah satu suara paling keras dalam menyoroti persoalan ini. Ia menilai kemungkinan meningkatnya pengaruh presiden melalui kepemilikan kripto pribadi bukan sekadar masalah etika, melainkan skema korup yang dapat mengancam keamanan nasional sekaligus merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Pernyataan semacam ini membuat perdebatan soal regulasi kripto tidak lagi hanya berkutat pada aspek teknis pasar, tetapi juga pada integritas pejabat negara yang terlibat atau berpotensi diuntungkan dari sektor tersebut.

Senat Demokrat Dorong Aturan Anti Korupsi Kripto

Di tengah mandeknya GENIUS, Senat Demokrat meluncurkan Undang-Undang Anti Korupsi Kripto sebagai tandingan. Rancangan ini bertujuan melarang pejabat terpilih dan pejabat senior eksekutif, beserta keluarga mereka, untuk menerbitkan atau mendukung aset digital.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa resistensi terhadap agenda kripto Trump tidak hanya datang dari oposisi biasa, tetapi juga dari kekhawatiran lebih luas soal batas antara kebijakan publik dan kepentingan pribadi. Dengan situasi ini, masa depan legislasi kripto di AS masih jauh dari pasti, dan tarik-menarik politik di Kongres tampaknya belum akan mereda dalam waktu dekat.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler