Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Bersejarah Real Madrid lewat Hattrick di El Clasico
Kylian Mbappe kembali mengubah panggung besar menjadi miliknya. Dalam laga El Clasico melawan Barcelona, penyerang asal Prancis itu bukan hanya tampil menentukan, tetapi juga menorehkan catatan baru dalam sejarah Real Madrid. Tiga gol yang ia lesakkan membuat total koleksinya di musim 2024-2025 mencapai 39 gol di semua kompetisi, melewati rekor lama milik Ivan Zamorano yang bertahan sejak musim 1992-1993 dengan 37 gol.
Start cepat yang langsung mengubah arah laga
Mbappe membuka pesta gol Madrid lewat titik putih pada menit kelima. Tak butuh waktu lama, ia kembali menghukum pertahanan Barcelona dengan gol keduanya pada menit ke-14. Dua gol cepat itu membuat Real Madrid memegang kendali awal pertandingan dan memberi tekanan besar kepada tuan rumah.
Barcelona memang sempat bangkit dan bahkan berbalik unggul 4-2. Namun, Mbappe belum selesai. Pada menit ke-70, ia menyelesaikan hattrick-nya dan ikut menjaga asa Madrid dalam laga yang berjalan panas dan penuh perubahan momentum.
Rekor individu, tapi target utamanya tetap trofi
Kemenangan 4-3 atas Barcelona membuat Real Madrid tetap berada di puncak klasemen La Liga. Di sisi lain, performa Mbappe juga menegaskan bahwa kritik yang sempat diarahkan kepadanya di awal musim perlahan mulai reda, digantikan oleh angka-angka yang sulit dibantah.
Meski begitu, Mbappe menegaskan bahwa gol-golnya tidak akan berarti banyak jika Madrid gagal mengangkat trofi utama. Sejauh ini, tim ibu kota Spanyol itu memang sudah meraih Piala Super UEFA dan Piala Interkontinental FIFA, tetapi masih terpeleset di beberapa ajang lain, termasuk Supercopa dan Copa del Rey, serta tersingkir di perempat final Liga Champions.
Madrid masih punya pekerjaan besar
Torehan Mbappe menjadi sinyal kuat bahwa Real Madrid punya mesin gol yang sangat produktif. Namun, perjalanan musim belum selesai, dan tantangan terbesar justru ada pada konsistensi tim dalam pertandingan-pertandingan penentu. Di tengah sorotan pada Mbappe, aksi pemain Barcelona seperti Eric Garcia, Lamine Yamal, Raphinha, dan Ferran Torres juga membuat El Clasico kali ini terasa begitu hidup, seolah memperlihatkan bahwa persaingan kedua raksasa Spanyol masih jauh dari kata selesai.
Source link


