Di tengah proses panjang yang masih dijalani Vadel Badjideh, sang ibu, Titin, memilih tetap berdiri di sisi anaknya tanpa menunjukkan tanda lelah. Baginya, situasi yang dihadapi Vadel bukan alasan untuk berhenti berharap. Justru, di momen ulang tahun Vadel yang ke-21, Titin kembali menegaskan satu hal: doanya tak pernah putus agar putranya bisa segera pulang ke rumah.
Doa yang Tak Pernah Putus
Titin mengungkapkan bahwa setiap hari ia terus memanjatkan doa untuk Vadel. Ia berharap Tuhan memberi jalan terbaik di tengah proses yang sedang dihadapi anaknya. Sebagai seorang ibu, Titin mengatakan tidak ada rasa bosan atau lelah dalam menjaga dan menyayangi Vadel, meski keadaan yang dihadapi tidak mudah.
Baginya, doa menjadi satu-satunya cara untuk meminta pertolongan kepada Tuhan. Dari situ pula, Titin menaruh keyakinan bahwa selalu ada jalan terbaik bagi Vadel untuk kembali ke rumah. Harapan itulah yang terus ia simpan rapat, bahkan ketika proses yang dijalani anaknya belum juga menemukan titik terang.
Harapan Seorang Ibu di Usia Baru Vadel
Ulang tahun ke-21 Vadel justru menjadi pengingat bagi Titin tentang ikatan ibu dan anak yang tak mudah digoyahkan keadaan. Di tengah situasi yang berat, Titin tidak berbicara soal keluhan, melainkan keteguhan untuk terus menunggu. Ia menempatkan harapan sebagai pegangan utama, sambil percaya bahwa waktu dan doa akan membawa Vadel kembali pulang.
Bagi Titin, satu-satunya yang benar-benar penting saat ini adalah keselamatan dan kepulangan Vadel. Itulah harapan yang terus hidup di hatinya, hari demi hari, tanpa berubah.
Source link


