Friday, June 12, 2026
HomeSepakbolaPSIS Semarang Resmi Terdegradasi dari Liga 1: Sejarah Buruk

PSIS Semarang Resmi Terdegradasi dari Liga 1: Sejarah Buruk

PSIS Semarang harus menelan kenyataan pahit lebih cepat dari yang diharapkan. Klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu resmi menjadi tim pertama yang terdegradasi dari Liga 1 musim 2024-2025 setelah terpuruk di dasar klasemen dengan koleksi 25 poin dari 32 pertandingan. Tren buruk yang tak kunjung putus membuat nasib PSIS tak lagi bisa diselamatkan, apalagi mereka sudah 12 laga beruntun tanpa kemenangan, termasuk empat kekalahan terakhir.

PSIS Terjebak di Dasar Klasemen

Situasi PSIS kian sulit setelah takluk 1-2 dari PSS Sleman, sesama tim yang juga sedang berjuang keluar dari zona degradasi. Hasil itu bukan hanya memperpanjang deretan hasil negatif, tetapi juga memastikan jarak yang tak lagi terkejar untuk bertahan di kasta tertinggi. Dari 32 pertandingan, PSIS hanya mampu meraih enam kemenangan, tujuh hasil imbang, dan menelan 19 kekalahan.

Catatan tersebut menjadi gambaran betapa rapuhnya performa PSIS sepanjang musim. Tim yang sempat diharapkan bisa bersaing lebih baik justru terus merosot dari pekan ke pekan, hingga akhirnya harus menerima kenyataan turun ke Liga 2 musim depan.

Kapten Tim Minta Maaf kepada Suporter

Kapten PSIS, Septian David Maulana, menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung atas hasil buruk yang dialami tim sepanjang musim ini. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada suporter yang tetap memberi dukungan meski tim berada dalam masa sulit. Di tengah tekanan besar dan rentetan hasil mengecewakan, PSIS mengakui bahwa mereka sudah berjuang semaksimal mungkin, tetapi hasil di lapangan tetap tidak berpihak.

Gilbert Agius Dilepas, Ridwan Ambil Alih Sementara

Buruknya performa tim juga berdampak pada kursi pelatih. Manajemen PSIS memutus kontrak Gilbert Agius setelah hasil tim dinilai jauh dari harapan. Muhammad Ridwan kemudian ditunjuk sebagai pelatih sementara untuk menangani sisa kompetisi.

Pihak klub menegaskan keputusan itu diambil karena performa buruk yang terjadi dalam 16 pertandingan terakhir. Dengan dua laga tersisa melawan Malut United dan Barito Putera, PSIS kini hanya menjalani sisa musim sebagai formalitas sebelum menatap tantangan baru di Liga 2.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler