Saturday, July 18, 2026
HomeBeritaInvestor Jepang Melirik Kelola Bandeng dan Limbah B3 di Kalsel, Pemprov Siap...

Investor Jepang Melirik Kelola Bandeng dan Limbah B3 di Kalsel, Pemprov Siap Kawal

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mulai melihat peluang baru dari Jepang. Dalam forum promosi investasi di Osaka, sejumlah investor Negeri Sakura disebut tertarik masuk ke dua sektor yang dinilai strategis di Kalsel, yakni budidaya ikan bandeng dan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Minat itu disambut Pemprov Kalsel sebagai sinyal positif bagi penguatan ekonomi daerah yang tengah didorong agar lebih produktif dan berkelanjutan.

Minat Investor Jepang Mengarah ke Bandeng dan Limbah B3

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Syarifuddin, menilai ketertarikan investor Jepang sejalan dengan arah pembangunan nasional, khususnya visi Presiden Prabowo Subianto terkait pertumbuhan ekonomi yang kuat dan ketahanan pangan. Menurutnya, dua proyek yang ditawarkan bukan sekadar peluang bisnis, tetapi juga punya dampak langsung terhadap rantai produksi pangan dan penanganan limbah yang lebih tertata.

Dalam kegiatan tersebut, investor Jepang menandatangani Letter of Intent (LOI) untuk dua rencana investasi, yaitu Budidaya Ikan Bandeng Terintegrasi dengan Industri Pengalengan dan Pengolahan Limbah B3 Rumah Sakit di Kalimantan Selatan. Langkah ini menjadi tahap awal yang penting sebelum pembahasan lebih lanjut dilakukan secara teknis dan kelembagaan.

Pemprov Kalsel Siap Kawal Realisasi Investasi

Pemprov Kalsel menegaskan akan mengawal proses tindak lanjut agar minat yang sudah muncul tidak berhenti di atas kertas. Pengawasan itu akan melibatkan RIRU Intan Kalsel, yang diharapkan menjadi penghubung dalam memastikan kerja sama berjalan konkret dan sesuai kebutuhan daerah. Pemerintah daerah memandang investasi di sektor kelautan dan pengelolaan limbah sebagai peluang untuk mendorong ekonomi hijau sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Di sisi lain, Bank Indonesia juga disebut akan memperluas promosi investasi Kalsel ke sejumlah negara lain, termasuk Jepang, Tiongkok, ASEAN, Inggris, dan Amerika Serikat. Upaya ini diarahkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, dengan Kalsel diposisikan sebagai salah satu wilayah yang siap menawarkan proyek bernilai tambah.

Fokus pada ekonomi hijau dan ketahanan daerah

Melalui promosi investasi ini, Pemprov Kalsel berharap sektor perikanan dan pengelolaan limbah bisa bergerak lebih jauh dari sekadar potensi. Jika berlanjut ke tahap implementasi, dua bidang tersebut berpeluang menjadi penopang baru bagi ekonomi daerah, sekaligus memperlihatkan bahwa investasi asing dapat diarahkan ke sektor yang memiliki manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat setempat.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler