Ruben Amorim Tanggung Tiket 30 Staf Manchester United ke Final Liga Europa
Ruben Amorim mengambil langkah yang cukup kontras dengan kebijakan penghematan Manchester United. Sang manajer disebut akan membiayai perjalanan 30 stafnya agar bisa membawa keluarga mereka ke final Liga Europa 2024-2025 di Bilbao, Spanyol. Keputusan ini muncul setelah klub meminta staf pelatih, fisioterapis, dan tim pendukung menanggung sendiri biaya keberangkatan ke laga puncak tersebut.
Sikap Amorim di Tengah Kebijakan Efisiensi Klub
Manchester United memang sedang menjalankan pemangkasan biaya besar-besaran. Sekitar 200 karyawan di Old Trafford terdampak oleh langkah efisiensi yang dilakukan klub pada musim panas ini. Situasi itu ikut memengaruhi kebijakan perjalanan ke final, sehingga klub tidak menyediakan fasilitas perjalanan gratis bagi staf untuk ke Bilbao.
Berbeda dengan United, Paris Saint-Germain justru mengambil pendekatan lain. Klub asal Prancis itu disebut akan membiayai perjalanan 600 stafnya untuk final Liga Champions melawan Inter Milan di Munchen pada 1 Juni 2025.
Final di Bilbao Jadi Pertandingan Penentu
Laga Manchester United kontra Tottenham Hotspur akan digelar di Stadion San Mames, Bilbao, pada 22 Mei 2025. Pertandingan ini bukan sekadar final, tetapi juga menjadi peluang terakhir Setan Merah untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Karena itu, atmosfer di internal klub disebut sangat penting, termasuk bagaimana klub memperlakukan para staf yang bekerja di belakang layar.
Manchester United sendiri telah memastikan para pendukung bisa membeli sebanyak mungkin tiket dari jatah 15.000 lembar yang disediakan untuk final di San Mames. Namun, pemain hanya mendapat alokasi dua tiket untuk keluarga dan orang terdekat, tanpa ada tanggungan tambahan bagi keluarga staf pelatih maupun tim pendukung.
Apresiasi untuk Staf yang Bertahan di Masa Sulit
Amorim, yang sebelumnya membangun reputasi bersama Sporting CP, disebut ingin memberi penghargaan kepada orang-orang yang mendampinginya sejak datang ke Old Trafford. Ia bersedia menanggung biaya perjalanan staf sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen mereka selama enam bulan terakhir di Manchester United.
Keputusan itu sekaligus menjadi pesan bahwa di tengah kebijakan hemat yang diterapkan klub, masih ada upaya untuk menjaga hubungan kerja dan menghormati peran staf yang selama ini bekerja di balik layar.
Source link


