Pentingnya Kolaborasi dalam Membangun Ekosistem Pendidikan Kripto yang Kuat
Untuk memperkuat ekosistem pendidikan kripto, Calvin menekankan pentingnya kerja sama antara sektor swasta, pemerintah, dan institusi pendidikan. Dengan berkolaborasi, berbagai pihak dapat bersama-sama mengembangkan program-program pelatihan yang relevan dan mudah diakses. Hal ini bertujuan agar literasi keuangan digital masyarakat dapat meningkat secara signifikan. Data dari OJK menunjukkan adanya pertumbuhan pesat pengguna aset kripto di Indonesia. Jumlah investor kripto telah mencapai 14,16 juta orang pada April 2025, meningkat dari bulan sebelumnya. Selain itu, nilai transaksi juga mengalami kenaikan dari Rp 32,45 triliun menjadi Rp 35,61 triliun dalam kurun waktu satu bulan. Saat ini, OJK mencatat ada 1.444 jenis aset kripto yang telah terdaftar. Meskipun terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam ekonomi digital, SNLIK memperingatkan bahwa masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman. Generasi muda dengan usia 18–35 tahun memiliki tingkat literasi keuangan yang cukup tinggi, namun hal ini belum menjamin pemahaman menyeluruh mengenai kripto. Terutama di daerah, kalangan usia lanjut, dan masyarakat dengan tingkat pendidikan rendah.


