Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah baru-baru ini membuka Pelatihan Government Transformation Academy (GTA) Tahun 2025 secara resmi di Aula Sei Kapuas, BPSDM Provinsi Kalteng, Palangka Raya. Kolaborasi antara Pemprov Kalteng dan Pusat Pengembangan Aparatur Komunikasi dan Digital (Komdigi) Kementerian Kominfo RI bertujuan meningkatkan kompetensi ASN dalam mendukung transformasi digital pemerintahan. Acara ini dibuka oleh Kepala BPSDM Kalteng, Hj. Nunu Andriani, mewakili Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, yang menegaskan pentingnya penguasaan kompetensi digital bagi ASN untuk merespons tuntutan zaman. Penekanan juga diberikan pada pentingnya integrasi teknologi dalam pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Noor Iza, Kepala Pusat Pengembangan Aparatur Komdigi RI, turut hadir dan memberikan apresiasi atas langkah Pemprov Kalteng dalam menggelar pelatihan GTA. Ia menegaskan bahwa transformasi digital bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang kualitas SDM. Isna Mariani, Kepala Bidang PKTI BPSDM Kalteng, melaporkan bahwa pelatihan diikuti oleh 98 peserta dari berbagai OPD dengan empat jenis pelatihan berbeda.
Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Kominfo RI dan Pemprov Kalteng dengan skema cost sharing, dimana peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat resmi. Tujuan dari pelatihan ini adalah memperkuat keterampilan ASN di era digital, tidak hanya dalam pengetahuan tetapi juga etika dan mental kerja dalam ekosistem digital. Dengan dukungan dari Kementerian Kominfo, diharapkan sinergi antara berbagai pihak terus ditingkatkan untuk memperkuat birokrasi digital yang profesional di Kalimantan Tengah. Akan terus memantau perkembangan dunia digital di Kalimantan Tengah, sehingga inovasi dan transformasi dapat terus berjalan.


