Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menghadiri acara pisah sambut Komandan Korem (Danrem) 092/Maharajalila yang digelar di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Gubernur Kalimantan Utara. Serah terima jabatan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Brigjen TNI Adek Chandra Kurniawan, S.IP., M.Han., dan pengangkatan Brigjen TNI Mohammad Sjahroni, S.E., M.Han. sebagai Danrem yang baru.
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepemimpinan Brigjen TNI Adek Chandra selama menjabat sebagai Danrem 092/Maharajalila. Ia menyebut kehadiran dan peran aktif Korem 092 di bawah komando Brigjen Adek telah memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah perbatasan.
Gubernur juga menambahkan bahwa pengabdian Brigjen Adek selama ini akan tercatat dalam sejarah pembangunan dan keamanan Kalimantan Utara. Ia pun mendoakan agar sang jenderal diberikan kesuksesan dan kelancaran di tempat tugas yang baru.
Tidak hanya melepas pejabat lama, Gubernur juga menyambut hangat kehadiran Brigjen TNI Mohammad Sjahroni sebagai Danrem yang baru. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa Brigjen Sjahroni, dengan latar belakang dan pengalaman militernya, akan mampu melanjutkan bahkan memperkuat sinergi yang telah terbangun.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menjaga persatuan dan stabilitas wilayah. Menurutnya, Kalimantan Utara sebagai provinsi perbatasan memiliki potensi besar, namun juga menghadapi tantangan tersendiri yang menuntut kerja sama lintas sektor.
Gubernur pun berharap Danrem yang baru mampu menghadirkan gebrakan dan inovasi dalam penguatan pertahanan teritorial dan pembinaan masyarakat di wilayah kerja Korem 092.
Acara pisah sambut ini turut dihadiri oleh Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara H. Achmad Djufrie, Kapolda Kaltara Irjen Pol. Hary Sudwijanto, serta unsur Forkopimda dari provinsi maupun kabupaten/kota se-Kaltara. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap estafet kepemimpinan di tubuh TNI, kehadiran para pimpinan daerah juga menandakan solidnya hubungan antara pemerintah daerah dan unsur TNI-Polri dalam membangun Kalimantan Utara yang aman, maju, dan berkelanjutan.


