Friday, May 15, 2026
HomeSepakbolaPenampilan Puas Christian Chivu di Inter Milan Lawan Monterrey

Penampilan Puas Christian Chivu di Inter Milan Lawan Monterrey

Inter Milan pulang dari Rose Bowl, Pasadena, dengan satu poin yang terasa punya dua wajah: cukup untuk menjaga asa, tetapi masih menyisakan pekerjaan rumah yang jelas. Dalam laga Grup E Piala Dunia Antarklub 2025 itu, Inter ditahan Monterrey 1-1, hasil yang membuat pelatih Christian Chivu mengaku puas dengan banyak aspek permainan timnya, meski belum sepenuhnya senang dengan ketajaman di depan gawang.

Chivu Soroti Respons Inter Setelah Tertinggal

Monterrey lebih dulu memimpin lewat gol bek veteran Sergio Ramos. Namun Inter tidak panik dan berhasil membalas pada babak kedua melalui Lautaro Martinez. Chivu menilai anak asuhnya tetap mampu memberi tekanan dan membuat lawan kerepotan, meski sempat berada dalam posisi tertinggal.

Menurut Chivu, yang paling ia hargai adalah cara Inter merespons situasi sulit di lapangan. Ia melihat timnya tidak kehilangan arah dan tetap berusaha mengontrol permainan, walaupun hasil akhir belum berpihak sepenuhnya pada mereka.

Eksperimen Taktik dan Adaptasi di Lapangan Amerika Serikat

Di laga ini, Chivu juga mencoba beberapa pendekatan baru. Henrikh Mkhitaryan dipasang lebih dekat ke penyerang, sementara Luis Henriquez tetap dimainkan meski kondisinya belum ideal. Langkah-langkah itu menunjukkan Chivu masih mencari komposisi terbaik untuk menghadapi turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat.

Lautaro Martinez menegaskan bahwa Inter memang harus cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan di Amerika Serikat. Ia menilai tim sudah berada di jalur yang benar, tetapi masih perlu lebih rapi, terutama saat menghadapi bola mati.

Masalah Bola Mati Jadi Catatan Penting

Meski puas dengan semangat dan alur permainan, Martinez tidak menutupi kelemahan Inter dalam mengantisipasi situasi set-piece. Gol Sergio Ramos menjadi pengingat bahwa detail kecil bisa menentukan hasil di level turnamen seperti ini.

Inter Milan kini mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan wakil Jepang, Urawa Reds. Pertandingan itu akan menjadi ujian lanjutan bagi Chivu untuk melihat apakah eksperimen taktik dan respons mental timnya bisa berbuah lebih dari sekadar hasil imbang.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler