Wednesday, July 15, 2026
HomeTeknoStuntinghub Telkom: Solusi Teknologi Masyarakat Lokal

Stuntinghub Telkom: Solusi Teknologi Masyarakat Lokal

Telkom Dorong Perbaikan Gizi Lewat Stuntinghub, Menu Lokal Jadi Andalan di Senaru, Pamekasan, dan Makassar

Upaya menekan masalah gizi pada anak tak selalu harus datang dari dapur modern atau makanan impor. Melalui program intervensi gizi Stuntinghub, Telkom justru menempatkan bahan pangan lokal sebagai ujung tombak perbaikan kondisi anak-anak yang mengalami gangguan gizi. Selama 90 hari, program ini menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dengan menu yang disusun dari bahan yang akrab di keseharian warga.

PMT 90 Hari dengan Bahan yang Dekat dengan Warga

Menu yang dibagikan tidak dibuat rumit. Nasi jagung, sayur kelor, pepes ikan, hingga bubur labu menjadi pilihan yang disiapkan oleh kader kesehatan setempat berdasarkan bahan yang tersedia di sekitar mereka. Pola ini membuat program lebih mudah dijalankan sekaligus lebih dekat dengan kebiasaan makan masyarakat di lokasi sasaran.

Distribusi makanan dilakukan setiap hari ke rumah-rumah penerima program di Senaru, Pamekasan, dan Makassar. Respons warga disebut positif karena bantuan yang diberikan bukan hanya membantu pemenuhan asupan anak, tetapi juga terasa relevan dengan kondisi lingkungan mereka.

Kader Kesehatan Jadi Penggerak di Lapangan

Di balik distribusi makanan, para kader kesehatan memegang peran penting sebagai penghubung antara program dan masyarakat. Mereka tidak hanya memantau perkembangan gizi anak, tetapi juga memberi edukasi tentang pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), masa krusial yang menentukan tumbuh kembang anak ke depan.

Seorang warga Desa Senaru, NTB, Liana Sari, merasakan langsung manfaat program ini. Ia mengaku akses menuju puskesmas tidak selalu mudah karena tinggal di wilayah kaki gunung. Menurutnya, kehadiran kader yang rutin datang membawa makanan sehat sekaligus memeriksa perkembangan anak sangat membantu keluarga.

Edukasi dari Kebun Sendiri

Liana juga menyebut dirinya mendapat pengetahuan baru soal pengolahan bahan makanan yang ada di sekitar rumah. Dari program ini, ia belajar memasak dari hasil kebun sendiri, sehingga bantuan yang diterima tidak berhenti pada pemberian makanan, tetapi ikut membuka cara pandang baru tentang pemenuhan gizi keluarga.

Melalui pendekatan berbasis teknologi sosial dan kekuatan komunitas lokal, Stuntinghub Telkom menunjukkan bahwa solusi gizi bisa tumbuh dari kedekatan dengan warga. Di lapangan, program ini bergerak bukan hanya lewat distribusi makanan, tetapi juga lewat pendampingan yang membuat pesan tentang gizi lebih mudah diterima dan dijalankan sehari-hari.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler