Saturday, July 18, 2026
HomeSepakbolaKekalahan Menyakitkan: PSG Tumbang dari Botafogo di Piala Dunia Antarklub 2025

Kekalahan Menyakitkan: PSG Tumbang dari Botafogo di Piala Dunia Antarklub 2025

Kekalahan Menyakitkan: PSG Tumbang dari Botafogo di Piala Dunia Antarklub 2025

Paris Saint-Germain harus menelan hasil pahit saat menghadapi Botafogo pada laga kedua fase grup Piala Dunia Antarklub 2025. Tim asal Prancis itu tak mampu keluar dari tekanan efektif lawannya dan akhirnya menyerah 0-1 di Rose Bowl, Pasadena. Satu gol Igor Jesus pada menit ke-36 menjadi pembeda dalam pertandingan yang sempat terlihat sepenuhnya dikuasai PSG.

PSG Dominan, tapi Tak Tajam di Depan Gawang

Secara permainan, PSG sebenarnya tampil lebih agresif. Mereka memegang penguasaan bola hingga 75 persen dan membangun banyak serangan dari lini belakang. Gianluigi Donnarumma tetap dipercaya mengawal gawang, dengan lini pertahanan yang diisi Willian Pacho, Achraf Hakimi, Lucas Hernandez, dan Beraldo. Namun, dominasi itu tidak berbanding lurus dengan efektivitas.

Dari lima peluang emas yang tercipta, PSG hanya mampu memaksimalkan sedikit ancaman nyata. Beberapa kali mereka masuk ke area berbahaya, tetapi penyelesaian akhir kembali menjadi masalah. Botafogo justru menunjukkan kedisiplinan yang jauh lebih rapat saat bertahan dan sabar menunggu momen untuk menyerang balik.

Igor Jesus Jadi Pembeda

Gol tunggal Botafogo lahir dari kerja sama yang rapi. Jefferson Savarino mengirim umpan yang diselesaikan Igor Jesus dengan tenang, mengubah jalannya pertandingan pada menit ke-36. Setelah unggul, Botafogo makin percaya diri menjaga ritme permainan dan memaksa PSG bekerja ekstra keras untuk mengejar ketertinggalan.

Memasuki babak kedua, PSG mencoba meningkatkan intensitas serangan. Salah satu peluang terbaik datang lewat sundulan Lucas Beraldo, tetapi John Victor tampil sigap dan menggagalkan upaya itu. Pergantian pemain seperti Nuno Mendes, Senny Mayulu, dan Bradley Barcola juga belum cukup untuk mengubah keadaan.

Botafogo Puncaki Grup B

Hingga peluit akhir dibunyikan, PSG tetap gagal menembus pertahanan Botafogo. Kekalahan ini membuat mereka tertahan di posisi kedua klasemen Grup B, sementara Botafogo melesat ke puncak dengan enam poin. Atletico Madrid berada di posisi berikutnya dengan tiga poin setelah mengalahkan Seattle Sounders.

Bagi PSG, hasil ini menjadi pengingat bahwa penguasaan bola besar tidak selalu menjamin kemenangan, apalagi ketika lawan bermain disiplin dan memanfaatkan peluang sekecil apa pun.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler