Pemerintah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mengambil langkah baru dalam upaya menekan sampah plastik di wilayah Kota Sintang. Melalui kebijakan pelarangan terbatas kantong plastik sebagai wadah belanja di toko-toko, pemerintah daerah ingin mendorong kebiasaan belanja yang lebih ramah lingkungan sekaligus mengurangi polusi plastik yang terus menjadi persoalan.
Sintang Siapkan Aturan Pembatasan Kantong Plastik
Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, telah menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup agar segera menyiapkan Surat Edaran (SE) Bupati terkait larangan penggunaan kantong plastik di tempat belanja. Aturan ini nantinya menjadi dasar bagi toko-toko di Kota Sintang untuk tidak lagi menyediakan kantong plastik kepada pembeli.
Kebijakan tersebut juga sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sintang di bawah kepemimpinan Bupati Gregorius Herkulanus Bala dan Wakil Bupati Florensius Ronny. Fokusnya adalah perlindungan lingkungan hidup dengan pendekatan ekonomi hijau, sehingga urusan belanja ikut diarahkan ke pola yang lebih berkelanjutan.
Meniru Langkah yang Sudah Berjalan di Pontianak
Pemkab Sintang tidak memulai dari nol. Kebijakan serupa sebelumnya sudah diterapkan di Kota Pontianak dan dinilai berhasil. Karena itu, Sintang memilih mengikuti contoh tersebut dengan penyesuaian di tingkat daerah. Setelah SE Bupati diterbitkan, pemerintah akan menggelar sosialisasi kepada masyarakat dan pemilik toko agar aturan ini berjalan tanpa menimbulkan kebingungan di lapangan.
Masyarakat Diminta Bawa Tas Belanja Sendiri
Dengan diberlakukannya kebijakan ini, masyarakat diharapkan mulai membiasakan diri membawa tas belanja sendiri saat berbelanja. Pemerintah daerah menilai perubahan kecil seperti ini penting untuk membentuk kebiasaan baru yang lebih peduli lingkungan. Di sisi lain, toko-toko juga diminta menyesuaikan layanan mereka agar kebijakan pelarangan terbatas ini bisa diterapkan secara konsisten di Kota Sintang.
Langkah Sintang ini menandai dorongan yang lebih tegas dari pemerintah daerah untuk mengubah kebiasaan belanja harian menjadi bagian dari gerakan menjaga lingkungan hidup.
Source link


