Pecel kembali mencuri perhatian dunia kuliner. Hidangan tradisional Indonesia ini masuk daftar salad terenak di dunia versi TasteAtlas, situs ensiklopedia makanan yang dikenal kerap menyoroti cita rasa, bahan, hingga restoran autentik dari berbagai negara. Dalam daftar tersebut, pecel menempati posisi ke-8 dengan rating 4.3/5, sebuah pencapaian yang menegaskan bahwa sajian sederhana berbahan sayur dan sambal kacang ini punya daya tarik lintas budaya.
Pecel Disejajarkan dengan Salad Populer Dunia
TasteAtlas mendefinisikan pecel sebagai salad dengan saus kacang yang harum, dengan cita rasa yang bergerak dari manis hingga pedas. Karakter inilah yang membuat pecel berbeda dari salad pada umumnya. Di daftar yang sama, pecel berdampingan dengan sejumlah hidangan terkenal dari berbagai negara, seperti Dakos dari Yunani, Caprese Salad dari Italia, dan Fattoush dari Lebanon. Kehadiran pecel di tengah nama-nama tersebut menunjukkan bahwa kuliner Indonesia semakin diakui dalam peta rasa global.
Warung Pecel Indonesia Ikut Disorot
Tak hanya menempatkan pecel dalam daftar salad terenak, TasteAtlas juga memberikan rekomendasi beberapa tempat makan nasi pecel yang dinilai layak dicoba. Di antaranya adalah Depot Nasi Pecel 99 di Madiun, Sego Pecel (SGPC) Bu Wiryo 1959 di Sleman, dan Pecel Bu Joyo di Surabaya. Rekomendasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa pecel bukan sekadar menu harian, tetapi juga bagian dari identitas kuliner yang terus hidup di berbagai daerah.
Indonesia Kembali Masuk Peta Kuliner Terbaik
Pengakuan terhadap pecel sejalan dengan reputasi Indonesia sebagai salah satu negara dengan makanan terenak di dunia. Dalam penilaian TasteAtlas, Indonesia menempati posisi ke-7 untuk kategori negara dengan masakan, bumbu, dan makanan tradisional yang bervariasi, dengan rating 4.48/5. Sejumlah makanan khas seperti Rawon, Pempek, Nasi Goreng, dan Ketoprak juga tercatat masuk daftar makanan terenak, memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan kekayaan rasa yang sulit disamai.
Source link


