Tuesday, February 10, 2026
HomeLifestylePentingnya Memahami Emboli Paru: Fakta dan Informasi Terbaru

Pentingnya Memahami Emboli Paru: Fakta dan Informasi Terbaru

Pulmonary Embolism (PE) atau emboli paru adalah kondisi berbahaya saat gumpalan darah menyumbat arteri yang membawa darah dari jantung ke paru-paru. Aliran darah yang seharusnya membawa oksigen jadi terganggu dan dampaknya bisa fatal. Dalam banyak kasus, pasien bisa memiliki lebih dari satu bekuan, baik di satu atau kedua paru-paru. Kabar terbaru menyebutkan bahwa bek naturalisasi tim nasional Indonesia, Jay Idzes, pernah mengalami emboli paru pada akhir tahun 2023, yang membuatnya absen membela klubnya, Venezia FC, selama beberapa bulan di tengah kompetisi Serie B Italia. Meski kondisinya cukup serius, Jay menunjukkan pemulihan yang cepat dan bahkan kembali bermain sebelum musim berakhir.
Penyebab emboli paru sebagian besar berawal dari deep vein thrombosis (DVT), yaitu penggumpalan darah yang terjadi di pembuluh darah dalam, terutama di kaki, panggul, atau lengan karena tubuh terlalu lama tidak bergerak. Faktor pemicu lainnya meliputi obesitas, kebiasaan merokok, penggunaan kontrasepsi hormonal atau terapi sulih hormon, serta kondisi medis seperti kanker, gagal jantung, hingga penyakit autoimun. Emboli paru dapat muncul dengan gejala yang samar seperti napas pendek saat bergerak ringan, nyeri dada tajam, kaki bengkak, jantung berdetak tak beraturan, batuk berdarah, dan gejala lainnya yang dapat mengancam jiwa.
Ada tiga tahap emboli paru: akut, subakut, dan kronis. Emboli paru akut muncul mendadak dengan gejala yang parah, sementara emboli paru subakut berkembang diam-diam selama dua hingga 12 minggu, dan emboli paru kronis berkembang lebih lambat lagi. Untuk mencegah emboli paru, langkah-langkah pencegahan sederhana seperti menjalani gaya hidup sehat, berolahraga, menjaga berat badan, berhenti merokok, dan mengelola penyakit kronis sangat dianjurkan.
Pengobatan emboli paru berfokus pada menghentikan pertumbuhan gumpalan dan mencegah pembentukan baru. Antikoagulan seperti apixaban, rivaroxaban, dabigatran, dan edoxaban merupakan pilihan pengobatan umum, dengan warfarin sebagai alternatif. Dalam kasus yang lebih parah, pasien mungkin memerlukan tindakan seperti thrombolysis atau pembedahan langsung. Pencegahan adalah kunci utama untuk menghindari emboli paru dan komplikasinya yang serius. Emboli paru tetap menjadi kondisi yang harus diwaspadai, terutama dalam kasus kehamilan yang bisa berujung pada kematian jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler