Rusia semakin menunjukkan ambisinya di dunia teknologi dengan mengembangkan berbagai layanan dan produk, tidak hanya sebatas aplikasi pesan seperti Telegram dan WhatsApp. Pada bulan Januari lalu, Wakil Ketua Komite Kebijakan Informasi Duma Negara Anton Gorelkin mengungkapkan rencana Rusia untuk mengembangkan konsol game sendiri. Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia sedang aktif mengembangkan konsol game domestik yang akan dilengkapi dengan prosesor Elbrus dan sistem operasi Aurora atau Alt Linux, yang merupakan turunan dari Linux. Prosesor Elbrus sendiri dikembangkan oleh Moscow Center of SPARC Technologies dan awalnya dirancang untuk kebutuhan pertahanan dan aplikasi penting lainnya. Meskipun demikian, performa konsol game yang dikembangkan Rusia ini kemungkinan belum sebanding dengan pesaingnya seperti konsol PS5 atau Xbox yang menggunakan prosesor dari Intel atau AMD. Langkah ambisius Rusia ini menunjukkan upaya mereka dalam mendiversifikasi produk teknologi yang dikembangkan di negara tersebut.


