Persib Bandung kembali bergerak agresif menyambut Liga 1 2025-2026. Dua pemain asal Brasil langsung masuk radar utama Maung Bandung, yakni striker Uilliam Barros Pereira dan gelandang Rosembergne da Silva alias Berguinho. Langkah ini memperlihatkan bahwa Persib tidak sekadar menambah kedalaman skuad, tetapi juga sedang merapikan ulang struktur permainan mereka sejak awal.
Uilliam Barros Pereira Jadi Andalan Baru di Lini Depan
Uilliam Barros Pereira dikontrak Persib untuk dua musim ke depan. Penyerang berusia 30 tahun itu diproyeksikan menjadi sumber gol baru setelah Persib menilai lini depan perlu penyegaran. Pengalaman Pereira di Timur Tengah menjadi salah satu alasan utama perekrutannya. Ia pernah membela Al-Fahaheel SC di Liga Kuwait, lalu berkarier bersama Al-Sahel, Al-Hazem, dan Al-Kholood di Liga Arab Saudi sejak 2021.
CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyebut perekrutan ini merupakan bagian dari rancangan pelatih Bojan Hodak untuk membenahi lini serang setelah musim lalu berakhir. Dengan kemampuan bermain di beberapa posisi, Pereira diharapkan tidak hanya tajam di depan gawang, tetapi juga memberi opsi taktik yang lebih fleksibel saat Persib menghadapi lawan-lawan berat.
Persib Siapkan Kedalaman Skuad untuk Liga dan Asia
Kehadiran Pereira juga dipandang penting untuk kebutuhan Persib di level internasional, terutama AFC Champions League Two. Di ajang seperti itu, pengalaman bermain di kompetisi berbeda kerap menjadi pembeda. Karena itu, Persib menaruh harapan besar pada kemampuan adaptasi Pereira agar bisa langsung menyatu dengan ritme Liga 1 Indonesia dan tuntutan pertandingan yang lebih padat.
Berguinho Kembali ke Liga 1
Selain Pereira, Persib juga mengamankan jasa Berguinho untuk memperkuat sektor tengah. Gelandang asal Brasil itu bukan nama asing di Liga 1 karena sebelumnya memperkuat Borneo FC. Rekrutmennya menjadi bagian dari upaya Hodak merapikan komposisi tim setelah kehilangan sejumlah pemain kunci.
Dengan bekal pengalaman di kompetisi domestik, Berguinho dinilai punya modal lebih cepat menyatu dengan sistem permainan Persib. Kombinasi dirinya di lini tengah dan Pereira di lini depan menunjukkan arah baru Persib: membangun tim yang lebih seimbang, lebih dalam, dan lebih siap menghadapi musim yang menuntut stabilitas sejak pekan awal.
Langkah transfer ini menegaskan bahwa Persib sedang bekerja dengan pendekatan yang lebih terukur, bukan hanya mengejar nama besar. Klub asal Bandung itu tampak ingin memastikan setiap rekrutan benar-benar menjawab kebutuhan tim, baik untuk Liga 1 maupun untuk tantangan di Asia. Source link


