Erick SG kembali menarik perhatian pencinta reggae lewat single terbaru berjudul Pelic. Musisi reggae dan hitsmaker asal grup band Sukir Genk dari Wonogiri, Jawa Tengah, itu merilis lagu tersebut bersama label Transparan Musik bertepatan dengan Hari Musik Reggae Internasional yang diperingati setiap 1 Juli. Momentum ini bukan sekadar peluncuran lagu baru, tetapi juga menjadi ajang bagi Erick SG untuk menegaskan pesan yang sejak lama lekat dengan reggae: perdamaian dan harapan.
Rilis di Momen Hari Musik Reggae Internasional
Peluncuran Pelic sengaja dipilih untuk menyambut hari yang identik dengan penghormatan terhadap musik reggae di berbagai belahan dunia. Erick SG berharap kehadiran singelnya melalui Transparan Musik bisa membuka jalan agar namanya semakin dikenal luas oleh pendengar yang lebih beragam. Di saat yang sama, rilis ini menjadi penanda bahwa reggae masih punya ruang kuat sebagai musik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa pesan sosial.
Pesan Perdamaian di Balik Lirik
Pelic hadir dengan tema perdamaian dan semangat yang mengangkat pendengar dari rasa lelah dan putus asa. Melalui liriknya, Erick SG ingin menyampaikan dorongan agar orang tetap optimis saat menghadapi cobaan, sekaligus menjaga sikap saling menguatkan. Ia menempatkan lagu ini sebagai medium untuk menyuarakan persatuan, bukan sekadar karya yang enak didengar.
Reggae, sejarah, dan ruang untuk saling berbagi
Hari Musik Reggae Internasional sendiri pertama kali diperingati pada 1994 sebagai bentuk penghargaan atas pesan inspiratif yang dikemukakan oleh Winnie Mandela tentang reggae. Karena itu, peringatan ini kerap dimanfaatkan untuk mendukung para seniman reggae, mengenali lebih dalam sejarah serta pengaruh budayanya, dan membagikan pengetahuan tentang karakter musik yang identik dengan energi positif tersebut. Lewat Pelic, Erick SG menempatkan dirinya dalam arus yang sama: terus menghadirkan karya yang membawa nilai baik dan menjaga napas reggae tetap hidup.
Source link


