Seorang pemuda asal Zhejiang, China, mendadak menjadi sorotan setelah pengalaman tak biasa yang dialaminya saat mengemudikan Xiaomi SU7 Max. Alih-alih menikmati kecanggihan sedan listrik itu, Li justru berkali-kali diperingatkan oleh sistem mobil agar tetap fokus di jalan. Kasus ini menarik perhatian karena masalahnya bukan pada kelalaian pengemudi, melainkan pada cara sistem membaca kondisi wajah Li.
Peringatan Muncul Terus Saat Li Mengemudi
Xiaomi SU7 Max dikenal sebagai mobil listrik berperforma tinggi dengan teknologi asistensi yang canggih. Namun bagi Li, fitur itu berubah menjadi sumber gangguan. Saat ia mulai berkendara, layar mobil terus menampilkan pesan seperti “Tolong fokus saat mengemudi” dan “Fokus saat mengemudi, perhatikan keselamatan”. Peringatan tersebut muncul berulang kali meski Li mengaku tidak mengantuk dan tetap memperhatikan jalan.
Awalnya, Li mengira sistem mobil sedang bermasalah. Setelah beberapa kali mengalami hal yang sama, ia menyadari bahwa pemicunya ada pada bentuk matanya yang dianggap terlalu kecil oleh sistem pemantau pengemudi. Akibatnya, mobil menilai Li seperti sedang kehilangan fokus atau mengantuk.
Mata Terlalu Kecil, Sistem Salah Baca
Dalam video yang beredar luas di media sosial, Li menunjukkan bahwa peringatan itu bisa hilang ketika ia membuka mata lebar-lebar. Begitu ekspresi wajahnya kembali normal, notifikasi keselamatan muncul lagi. Kondisi ini membuatnya harus berulang kali “menyesuaikan” ekspresi hanya agar sistem tidak terus memberi alarm.
Li juga mengatakan bahwa sistem peringatan kelelahan aktif berkali-kali dalam perjalanan singkat. Situasi tersebut bukan hanya merepotkan, tetapi juga mengganggu kenyamanan berkendara. Kasus ini kemudian ramai dibahas karena memperlihatkan bagaimana teknologi pengawasan pengemudi bisa salah membaca karakter wajah tertentu.
Teknologi Canggih yang Tak Selalu Peka
Peristiwa yang dialami Li menjadi contoh bahwa sistem keselamatan berbasis kamera dan sensor belum tentu sepenuhnya akurat dalam membaca semua pengemudi. Pada mobil sekelas Xiaomi SU7 Max, fitur seperti ini memang dirancang untuk mencegah pengemudi lengah. Namun, pengalaman Li menunjukkan bahwa teknologi tersebut masih bisa memunculkan peringatan berlebihan ketika berhadapan dengan kondisi wajah yang tidak umum.
Kasus ini membuat Xiaomi SU7 Max kembali jadi bahan perbincangan, bukan karena akselerasinya yang cepat, melainkan karena sistem cerdasnya justru terlalu sensitif terhadap tampilan mata pengemudi. Source link


