Aion UT Siap Debut di GIIAS 2025, Bawa Ambisi Baru di Segmen Hatchback Listrik
GAC Aion Indonesia bersiap menghadirkan Aion UT ke publik Indonesia melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2025 yang digelar di ICE BSD, Tangerang. Kehadiran model ini menambah ramai persaingan mobil listrik di segmen hatchback, yang selama ini sudah diisi sejumlah nama seperti Wuling Cloud dan BYD Dolphin. Dengan format kompak dan desain yang cukup berani, Aion UT diposisikan sebagai salah satu model yang paling menarik perhatian di pameran tersebut.
Desain Kompak dengan Sentuhan Eropa
Aion UT tampil dengan pendekatan desain yang disebut European Aesthetic. Mobil ini dikembangkan oleh GAC Advanced Design Center Europe, sehingga karakter visualnya terasa lebih modern dan bersih. Salah satu elemen yang paling menonjol ada pada lampu utama Matrix Cube Light yang bentuknya menyerupai mata burung hantu, memberi kesan tajam sekaligus futuristis.
Secara ukuran, Aion UT memiliki panjang 4.270 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.575 mm, serta wheelbase 2.750 mm. Dimensi tersebut membuatnya tetap lincah untuk penggunaan harian, namun tetap menawarkan proporsi yang tergolong pas untuk sebuah hatchback listrik.
Dua Varian, Dua Karakter Tenaga
GAC Aion Indonesia menyiapkan Aion UT dalam dua pilihan, yakni Standard dan Premium. Varian Standard dibekali motor listrik 100 kW, sedangkan varian Premium mendapat motor yang lebih bertenaga, yaitu 150 kW. Meski berbeda pada output daya, keduanya sama-sama memiliki torsi 210 Nm.
Dengan dua opsi tersebut, Aion UT tampak ingin menjangkau konsumen yang memiliki kebutuhan berbeda, mulai dari penggunaan sehari-hari hingga pengguna yang menginginkan performa lebih kuat. Kehadirannya di GIIAS 2025 diperkirakan menjadi salah satu sorotan utama, terutama karena pasar mobil listrik hatchback di Indonesia kian padat dan kompetitif.
Source link


