Friday, May 15, 2026
HomeCryptoSkandal Penipuan Kripto Spanyol: 5.000 Investor Rugi Rp 8,7 Triliun

Skandal Penipuan Kripto Spanyol: 5.000 Investor Rugi Rp 8,7 Triliun

Otoritas Spanyol membongkar salah satu skema penipuan kripto terbesar yang pernah terungkap di negara itu. Lebih dari 5.000 korban dari berbagai negara disebut terdampak, dengan total kerugian mencapai €460 juta atau sekitar Rp 8,7 triliun. Pengungkapan kasus ini menyorot bagaimana penipuan aset digital kini tak lagi bergerak secara sederhana, melainkan lewat jaringan rapi yang memadukan rekening bank, aset kripto, dan perusahaan cangkang lintas negara.

Penggerebekan di Madrid dan Kepulauan Canary

Dalam operasi yang digelar di Madrid dan Kepulauan Canary, Kepolisian Sipil Spanyol atau Guardia Civil menangkap lima tersangka yang diduga menjadi bagian dari jaringan tersebut. Penindakan ini dilakukan dengan dukungan Europol serta aparat hukum dari Amerika Serikat, Prancis, dan Estonia. Kolaborasi lintas negara itu menjadi kunci karena aliran dana dan para pelaku diduga bergerak melewati sejumlah yurisdiksi untuk menyamarkan jejak.

Modus: janji investasi, lalu dana dipindahkan berlapis-lapis

Jaringan ini disebut memakai perwakilan untuk mendekati korban dengan tawaran investasi kripto yang terlihat meyakinkan. Setelah korban masuk, dana dikumpulkan melalui berbagai jalur, mulai dari uang tunai, transfer antarbank, hingga aset kripto. Uang hasil penipuan kemudian dialirkan lagi melalui perusahaan cangkang dan rekening bank yang berbasis di Hong Kong.

Jejak transaksi disamarkan dengan akun palsu

Europol mencatat, para pelaku juga menggunakan akun-akun palsu di berbagai platform kripto untuk menutup asal-usul dana. Mereka memanfaatkan gateway pembayaran dan akun palsu di sejumlah bursa kripto guna menyimpan sekaligus memindahkan uang hasil kejahatan. Pola ini membuat penelusuran aliran dana menjadi jauh lebih sulit, terutama karena transaksi digital bisa diputar cepat dan lintas batas tanpa banyak hambatan.

Kasus ini kembali menunjukkan bahwa di balik janji keuntungan cepat dari investasi kripto, ada jaringan kejahatan yang mampu bekerja sangat terstruktur dan memanfaatkan celah teknologi maupun sistem keuangan internasional.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler