Pasar mobil di Indonesia mengalami penurunan penjualan yang signifikan pada bulan Juni 2025, seperti yang terungkap dalam data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Penjualan wholesales turun 22,6 persen menjadi 57.760 unit dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sedangkan retail sales turun 12,3 persen menjadi 61.647 unit. Hal ini menunjukkan adanya kekhawatiran terhadap melemahnya daya beli masyarakat. Untuk mengatasi keadaan ini, Gaikindo berharap bahwa Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 dapat menjadi katalis untuk meningkatkan penjualan mobil di Indonesia.
Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, mengakui bahwa kondisi industri otomotif Indonesia tidak dalam keadaan yang baik saat ini dan menekankan pentingnya GIIAS 2025 sebagai penyelamat. Menurutnya, sektor otomotif menjadi salah satu sektor yang sangat berperan dalam ekonomi Indonesia, karena memberikan kontribusi besar terhadap devisa negara. Oleh karena itu, ia berharap adanya kerjasama dari berbagai pihak untuk dapat meningkatkan penjualan mobil di Indonesia.


