Justin Bieber baru saja merilis album kejutan bertajuk “Swag” yang menampilkan kolaborasi bersama beberapa rapper seperti Sexyy Red, Cash Cobain, dan Gunna dalam durasi hampir satu jam. Judul album ini sepertinya terinspirasi dari lirik lagu Justin Bieber tahun 2012, “Boyfriend”, yang menyebutkan “swag, swag, swag, on you”. Dalam foto-foto promosi yang dibagikan, Justin Bieber tampak bersama istrinya Hailey Bieber dan anak-anak mereka, termasuk momen saat bayi mereka diangkat tinggi seakan menjadi simbol kemenangan.
Rachel Aroesti dari The Guardian memberikan tinjauan tentang album tersebut, menyatakan bahwa album ini dimulai dengan sangat menjanjikan dengan lagu “All I Can Take” yang memberikan nuansa musik R&B era 1980-an. Meskipun Rachel menyebut bahwa dari segi musik, “Swag” terdengar penuh pertimbangan, cerdas dalam nostalgia, dan memuaskan, tanpa lagu yang terkesan dipaksakan untuk menjadi hits tangga lagu.
Namun, Rachel juga menunjukkan bahwa dari segi lirik, album ini agak kurang memuaskan. Lagu seperti “Dadz Love” dianggapnya terlalu dangkal dalam merayakan peran Justin sebagai seorang ayah, dengan lirik yang dianggap cukup kosong. Lagu-lagu cinta yang ditujukan untuk Hailey, seperti di lagu “Go Baby” yang mengandung referensi terhadap viral phone case miliknya, dianggap Rachel terlalu manis dan klise.
Meski demikian, Rachel Aroesti menilai bahwa album “Swag” masih lebih bisa ditoleransi dibandingkan dengan segmen spoken-word yang dianggapnya terasa menyakitkan.


