Tuesday, September 8, 2026
HomeLifestylePenyebab Pasien Koma Berkepanjangan: Faktor-faktor yang Mungkin Terjadi

Penyebab Pasien Koma Berkepanjangan: Faktor-faktor yang Mungkin Terjadi

Pangeran Arab Saudi yang dikenal dengan nama “Pangeran Tidur” atau Sleeping Prince, Alwaleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al Saud, telah meninggal dunia setelah dua dekade berada dalam kondisi koma. Koma sendiri merupakan kondisi darurat yang ditandai dengan hilangnya kesadaran dalam jangka waktu yang lama. Alwaleed mengalami koma sejak 2005 setelah mengalami kecelakaan mobil saat masih berusia 15 tahun, dan dirawat intensif di King Abdulaziz Medical City, Riyadh, Arab Saudi.

Ayah Alwaleed, Pangeran Khaled bin Talal Al Saud, menolak mencabut alat bantu hidup putranya selama dua puluh tahun, berharap akan ada keajaiban yang membuatnya bangun dari koma. Namun, pada 19 Juli 2025, sang ayah mengumumkan kematian putranya melalui media sosial. Pemakaman Alwaleed dijadwalkan dilaksanakan pada 20 Juli 2025 di Masjid Agung Imam Turki bin Abdullah, Riyadh.

Koma dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis dan cedera fisik, seperti cedera kepala berat, stroke, tumor otak, diabetes, kekurangan oksigen, infeksi otak, kejang berkepanjangan, paparan racun, overdosis obat dan alkohol. Gejala umum dari pasien koma meliputi ketidakmampuan untuk merespons rangsangan lingkungan, mata yang tertutup, napas yang tidak normal, dan ketidakmampuan melakukan fungsi dasar seperti berbicara atau bergerak tanpa bantuan medis.

Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan peluang seseorang mengalami koma termasuk cedera kepala parah, riwayat stroke, gangguan sirkulasi darah, epilepsi, infeksi otak, penggunaan obat-obatan dalam jumlah berlebihan, interaksi obat yang tidak sesuai, dan faktor usia lanjut. Oleh karena itu, penting untuk segera mendapatkan penanganan medis yang intensif dan tepat jika terdapat gejala atau faktor risiko yang memicu kemungkinan terjadinya koma.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler