Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah menyetujui perubahan jadwal pertandingan Timnas Indonesia melawan Irak dalam putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Proposal yang diajukan oleh PSSI untuk mengubah jam pertandingan telah disetujui oleh AFC. Ketua PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa perubahan ini dilakukan untuk memungkinkan waktu pemulihan yang cukup bagi para pemain setelah melakukan perjalanan jauh ke Timur Tengah. Jadwal pertandingan antara Timnas Indonesia dan Irak telah dipindahkan dari jam 18.30 menjadi jam 22.30 waktu setempat.
Erick juga menegaskan bahwa keputusan AFC yang menunjuk Arab Saudi dan Irak sebagai tuan rumah pertandingan telah diterima oleh pihaknya. Usaha PSSI untuk menggeser jam pertandingan bukanlah untuk mengubah hari pertandingan, tetapi disesuaikan dengan program FIFA match day. Ia menjelaskan bahwa slot FIFA Matchday hanya tersedia selama 10 hari, sehingga perlu dilakukan penyesuaian untuk memenuhi persyaratan tersebut.
Meskipun terdapat tantangan dalam menyesuaikan jadwal pertandingan, Erick menegaskan bahwa upaya yang dilakukan adalah untuk mencapai kesepakatan yang sesuai dengan kondisi dan aturan yang berlaku. Perubahan jadwal pertandingan pertama Timnas Indonesia melawan Arab Saudi dan kedua melawan Irak tetap sesuai dengan keputusan AFC. Perubahan ini dilakukan demi menjaga keseimbangan dan keadilan dalam persaingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.


