Son Heung-min telah resmi meninggalkan Tottenham Hotspur setelah mengumumkan keputusannya dalam sebuah konferensi pers di Seoul, Korea Selatan. Sebagai kapten Tottenham, Son menyatakan bahwa meninggalkan klub Liga Primer Inggris tersebut adalah keputusan tersulit dalam kariernya. Ia mengakui bahwa Tottenham adalah tempat di mana ia telah menghabiskan satu dekade terakhir dan klub yang selalu mendukung perkembangannya sebagai pesepak bola.
Son mengungkapkan bahwa keputusan ini merupakan salah satu keputusan tersulit yang pernah ia buat, namun ia merasa ini adalah waktu yang tepat. Ia berharap semua orang dapat memahami dan menghormati keputusannya. Los Angeles FC disebut tertarik merekrut Son sejak akhir Juni lalu, meskipun kontraknya dengan Spurs masih berlangsung hingga 2026.
Thomas Frank, pelatih kepala baru Tottenham, memastikan bahwa Son akan menjadi starter dan kapten dalam pertandingan persahabatan melawan Newcastle di Seoul World Cup Stadium. Ini bisa menjadi penampilan terakhir Son untuk Spurs sebelum mereka menghadapi pertandingan Piala Super UEFA melawan Paris Saint-Germain.
Son memberikan kontribusi yang signifikan selama bermain untuk Tottenham, termasuk membantu klub meraih kemenangan atas Manchester United di final Liga Europa. Ia juga menjadi pemain ketujuh yang mencapai 450 penampilan untuk Spurs dengan total 198 gol di Liga Primer sejak kedatangannya dari Bayer Leverkusen pada tahun 2015.


