Friday, May 15, 2026
HomeCryptoInvestasi Infrastruktur Blockchain: Bank Gelontorkan Rp 1.642 Triliun

Investasi Infrastruktur Blockchain: Bank Gelontorkan Rp 1.642 Triliun

Dalam laporan terbaru yang didukung oleh Ripple, bank-bank tradisional telah menginvestasikan lebih dari USD 100 miliar atau Rp 1.642 triliun di blockchain sejak tahun 2020. Investasi ini mencakup berbagai aspek seperti kustodi, tokenisasi, dan infrastruktur pembayaran. Meskipun terdapat ketidakpastian dalam regulasi dan volatilitas pasar, bank-bank besar terus meningkatkan investasi mereka dalam aset digital.

Menurut temuan dari studi gabungan oleh Ripple, CB Insights, dan UK Centre for Blockchain Technologies, lebih dari USD 100 miliar telah diinvestasikan dalam inisiatif blockchain dan aset digital secara global antara 2020 dan 2024. Lebih dari 90% pemimpin keuangan yang disurvei percaya bahwa teknologi blockchain akan memiliki dampak signifikan pada sektor keuangan dalam beberapa tahun mendatang.

Selama periode 2020-2024, lembaga keuangan tradisional terlibat dalam 345 transaksi blockchain di seluruh dunia. Investasi terbesar terutama diarahkan pada infrastruktur pembayaran, kustodian kripto, tokenisasi, dan valuta asing on-chain. Lebih dari 90% eksekutif keuangan yang disurvei oleh Ripple optimis bahwa blockchain dan aset digital akan memiliki dampak yang signifikan pada sektor keuangan hingga tahun 2028. Banyak bank juga aktif mengeksplorasi kustodian aset digital, dengan fokus utama pada stablecoin dan aset dunia nyata yang ditokenisasi.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler