Persebaya Surabaya dan PSIM Yogyakarta sama-sama optimis meraih hasil positif pada pertandingan pembuka BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Sebagai persiapan terakhir, kedua tim melakukan sesi latihan di stadion tersebut. Persebaya fokus pada kekompakan antarpemain dengan pemanasan ringan dan game kecil untuk mematangkan strategi mereka sebelum bertemu PSIM. Pelatih Persebaya, Eduardo Perez Moran, telah mempersiapkan timnya secara maksimal untuk meraih kemenangan di pertandingan pertama liga musim ini dan membuat suporter Bonek bangga. Tim Persebaya dalam kondisi fisik yang baik dan tanpa cedera, serta siap fokus pada pertandingan. Pemain asing Persebaya, Risto Mitrevki, menyatakan pentingnya pertandingan pertama sebagai modal untuk laga-laga selanjutnya. Ia berharap dukungan dari suporter Bonek dapat memotivasi timnya. Di sisi lain, pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, dan para pemain tidak sabar untuk merasakan atmosfir laga pembuka sebagai tim promosi. Van Gastel menekankan pentingnya bermain sebaik mungkin tanpa membuat prediksi hasil. Pemain PSIM, Reva Adi Utama, melihat pertandingan melawan mantan klubnya, Persebaya, sebagai tantangan yang ingin ia rebut untuk membuktikan kemampuan PSIM dalam bersaing di Liga 1.


