Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) memesan truk listrik Tesla Cybertruck untuk digunakan sebagai sasaran tembak rudal dan diledakkan di White Sands Missile Range di New Mexico. Alasan di balik pembelian ini adalah potensi penggunaan musuh dalam zona konflik, dan untuk menguji daya tahan truk terhadap senjata berpemandu presisi. Dokumen pengadaan menunjukkan bahwa Cybertruck dipilih karena tidak mengalami kerusakan yang diharapkan dari benturan keras dan rangka luar yang terbuat dari baja tahan karat. Hal ini bertujuan untuk memastikan efektivitas amunisi melawan truk ini dalam situasi dunia nyata, sebagai bagian dari pesanan Kendaraan Target Angkatan Udara AS yang mencakup berbagai jenis kendaraan untuk pengujian. Dengan demikian, umentingkan keterbacaan dan kerapian konten menjadi hal yang esensial untuk mengedepankan informasi yang jelas dan terstruktur.


