Aion UT, mobil listrik yang diluncurkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, menarik perhatian pengunjung dan menjadi andalan produsen China. Dengan penjualan yang tinggi, Aion UT dianggap sebagai tulang punggung perusahaan di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif. Pada ajang GIIAS 2025, Aion UT menjadi model yang paling diminati pengunjung. Mereka antusias untuk menguji mobil listrik GAC Aion tersebut melalui test drive. Aion UT bahkan diberi gelar “Most Driven Electric Vehicle” karena paling banyak dicoba oleh pengunjung, dengan lebih dari 2.500 orang mencoba performanya di area test drive. Penjualan Aion UT juga mencapai angka yang signifikan, dengan lebih dari 2.000 unit terjual di GIIAS 2025, terutama varian tipe Premium. Keberhasilan penjualan ini membuat Aion UT menjadi penopang utama bagi GAC Indonesia selama acara GIIAS 2025, dengan total 3.046 surat pemesanan kendaraan terkumpul. Desain futuristik dan retro juga menjadi modal Aion UT untuk bersaing di pasar, dengan lampu utama yang unik menyerupai mata burung hantu. CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menyatakan kebanggaannya atas sambutan positif yang diterima Aion UT dan keyakinan perusahaan untuk terus menyediakan mobil listrik berkualitas tinggi yang ramah lingkungan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat urban Indonesia.


