Fariz siap menerima putusan pengadilan dalam kasus hukumnya sebagai bagian dari takdir untuk memperbaiki diri. Dia menyatakan kesediaannya untuk menerima sanksi apapun yang akan diberikan, percaya bahwa itu adalah kehendak Allah. Fariz juga meminta maaf kepada semua yang kecewa dengan perbuatannya, berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut. Dia berkomitmen untuk memperbaiki diri dan menegaskan bahwa ini adalah proses hukum terakhir baginya. Fariz berharap mendapat kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan menyesali tindakannya selama ini.


