Di tengah ketidakpastian pasar kripto, Dogecoin (DOGE) sebagai mata uang kripto terpopuler menunjukkan tanda-tanda positif yang menjanjikan. Analis kripto Ali Martinez memperkirakan bahwa Dogecoin berpotensi untuk mengalami pertumbuhan signifikan pada tahun 2025. Meskipun harga DOGE mengalami fluktuasi dalam beberapa hari terakhir, kenaikan lebih dari 12% dalam seminggu terakhir membuka peluang untuk lonjakan harga yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Menurut data on-chain dari Glassnode yang dianalisis oleh Ali Martinez, level harga USD 0,36 atau sekitar Rp 5.864 menjadi titik krusial bagi DOGE. Pada level harga ini, sekitar 3,48% dari total pasokan DOGE yang beredar, yaitu lebih dari 5,23 miliar DOGE, telah dibeli oleh para pemegang token. Dengan banyak investor yang mungkin bersedia menjual token mereka pada harga tersebut untuk menghindari kerugian, level USD 0,36 menjadi zona resistensi penting yang perlu dilalui agar DOGE dapat melanjutkan kenaikan harga.
Dengan perkembangan ini, investor dan pengamat pasar kripto dapat memperhatikan potensi breakout Dogecoin pada tahun-tahun mendatang. ImageIcon: CC BY-SA 4.0 via https://th.wikipedia.org/wiki/Dogecoin


