Hyundai dilaporkan sedang mempersiapkan mobil listrik murah bernama Ioniq 2 yang akan diluncurkan pada tahun 2026. Mobil ini dirancang untuk memperkuat posisi Hyundai di pasar Eropa dan bersaing dengan Renault 4 serta mengejar penjualan Kia di Benua Biru. Dengan dimensi yang mirip dengan model Bayon bermesin bensin, Ioniq 2 dianggap penting untuk mengisi celah di antara Inster dan Kona Electric dalam line up mobil listrik Hyundai. Pasar hatchback listrik di Eropa disebut menjadi salah satu yang banyak diminati, sehingga kehadiran Ioniq 2 dapat membangkitkan minat pasar. Mobil ini diperkirakan akan dijual seharga 25 ribu poundsterling atau sekitar Rp548 jutaan. Rencananya, Hyundai akan memperkenalkan Ioniq 2 pada ajang Munich Motor Show bulan depan dan penjualannya akan dimulai pada kuartal III 2026 setelah peluncuran Kia EV2. Xavier Martinet, bos Hyundai Eropa, menyatakan keterlibatan perusahaan dalam elektrifikasi jajaran produk mereka dan berkomitmen untuk meningkatkan keberagaman kendaraan listrik Hyundai di masa depan.








