Saturday, December 6, 2025
HomeOtomotifPengaruh Penurunan Penjualan Mobil terhadap Industri Oli Kendaraan

Pengaruh Penurunan Penjualan Mobil terhadap Industri Oli Kendaraan

Penjualan mobil di Indonesia mengalami penurunan hingga Juli 2025. Penurunan ini sudah terasa sejak tahun sebelumnya. Penjualan mobil secara wholesales di Indonesia mencapai 865.723 unit sepanjang tahun 2024, turun dari angka penjualan wholesales 2023 yang mencapai 1.005.802 unit. Penjualan mobil terus mengalami penurunan hingga Juli 2025, dimana penjualan wholesales pada bulan tersebut mencapai 74.230 unit, turun 18,4 persen dari Juli 2024. Angka penjualan retail juga turun sebesar 17 persen, dari 75.588 unit menjadi 62.770 unit.

Dampak penurunan penjualan mobil ini kemungkinan juga dirasakan oleh sektor industri pendukung, seperti industri oli. Direktur Sales & Marketing PT Garuda Petro Perkasa Ismet Sebastian menyatakan bahwa di Adnoc, penjualan oli terus meningkat setiap tahun. Hal ini bisa disebabkan karena pangsa pasar Adnoc yang masih belum besar. Hal ini memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk terus berkembang dan memperluas pasarnya dengan merencanakan penambahan distributor di beberapa wilayah.

Menurut riset dari Mordor Intelligence, volume pasar oli di Indonesia diproyeksikan akan mencapai 1,06 miliar liter pada tahun 2025 dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 3,85 persen hingga 2030. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan jumlah kendaraan bermotor, ekspansi sektor manufaktur, serta kesadaran akan efisiensi energi dan keberlanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun penjualan mobil menurun, masih ada peluang pertumbuhan bagi sektor industri pendukung seperti industri oli.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler